Berita Demak
Dinas Pendidikan Demak Perpanjang Masa Belajar di Rumah Bagi Siswa Hingga 30 April
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak perpanjang masa belajar siswa di rumah akibat dampak virus corona hingga 30 April 2020.
Penulis: Moch Saifudin | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak perpanjang masa belajar siswa di rumah akibat dampak virus corona hingga 30 April 2020.
Plt Dindikbud Demak, Eko Pringgo Laksito mengatakan, surat edaran tersebut sesuai kebijakan Provinsi Jawa Tengah.
"Dindikbud Demak memberikan imbauan kepada kepala sekolah agar memastikan siswa didiknya belajar di rumah," jelasnya kepada Tribunjateng.com melalui sambungan seluler, Minggu (12/4/2020).
• Penampar Perawat di Semarang Akhirnya Ditangkap Polisi, Ternyata Penjaga Malam Sekolah Dasar
• Pengakuan Perawat di Semarang yang Ditampar Satpam SD, Sempat Diancam Mau Dibunuh
• Kuras Tabungan, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Sanggup Bayar 55 Karyawan Hanya Sampai Desember 2020
• Ketahuan Pakai Kamera Jahat, Selebgram Ini Hapus Akun Medsos, Foto Asli Telanjur Viral
Lanjutnya, setiap guru memastikan anak didiknya tetap belajar di rumah dengan memberikan tugas harian.
Ia menambahkan, selain itu tugas guru juga menyusun penelitian tindakan kelas, menyusun inovasi pembelajaran, dan menjaga aset sekolah.
"Surat Edaran perpanjangan masa belajar siswa di rumah itu kami terima, Jumat (10/4/2020)," jelas Kepala Sekolah SMP N 3 Mranggen, Sri Tutik Cahyaningsih kepada Tribunjateng.com melalui sambungan seluler.
Seperti diketahui, surat edaran perpanjangan masa belajar di rumah bagi siswa sudah dilakukan sebelumnya, yaitu sampai 13 April 2020.
Ia menambahkan, sekolah meneruskan surat edaran tersebut kepada orangtua siswa.
"Kami breakdown kaitannya pembelajaran daring sebelumnya, perintah dari Kemendikbud mulai Senin besok satu minggu sudah ada jadwal dari Kemendikbud, yaitu pembelajaran lewat tv, jadwalnya langsung dari Jakarta," imbuhnya.
Selain pembelajaran, lanjutnya, pihaknya melakukan briefing kepada guru agar menyampaikan motivasi kepada para orangtua siswa dan siswa.
Ia menjelaskan, setiap wali kelas memiliki group whatsapp untuk selalu berkoordinasi dengan orangtua siswa dan siswa setiap kelas.
"Selain pembelajaran, memberikan semangat, motivasi dan penguatan untuk terus bersama melawan keadaan seperti ini jauh lebih penting. Yaitu, tetap melakukan pola hidup bersih dan sehat," jelasnya. (ivo)
• Hasil Peneliti Inggris dan Jerman Temukan 3 Variasi Virus Corona
• Hendi Minta Kepolisian Terus Proses Kasus Penamparan Perawat di Semarang
• Ketahuan Pakai Kamera Jahat, Selebgram Ini Hapus Akun Medsos, Foto Asli Telanjur Viral
• Anang Hermansyah Akhirnya Buka Suara Soal Rencana Aurel Nikah Muda: Ga Ada yang Berani Ngomong
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/smkn-1-sayung-doa-bersama.jpg)