Breaking News:

Berita Semarang

Polrestabes Semarang Rangkul Komunitas Pecinta Ayam Bangkok Semarang Agar Terhindari dari Judi

Polrestabes Semarang menggalakkan sosialisasi kepada para pecinta ayam bangkok yang tergabung dalam komunitas Ayam Bangkok Semarang (ABS).

IST
Anggota Polrestabes Semarang memberikan imbauan kepada Komunitas Ayam Bangkok Semarang untuk menghindari praktik judi. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Polrestabes Semarang menggalakkan sosialisasi kepada para pecinta ayam bangkok yang tergabung dalam komunitas Ayam Bangkok Semarang (ABS).

Sosialisasi yang ditekankan adalah pelaksanaan hobby yang tidak melanggar hukum.

Seperti diketahui pecinta ayam bangkok kerap mendapat stigma negatif lantaran adanya aktifitas judi sabung ayam.

Bima Arya Sembuh Corona, Walikota Bogor Rutin Minum Air Rebusan Jahe dan Sirih Merah Selama di RS

Tubuh Ganjar Terbakar Saat Mainan Hand Sanitizer

Harga Oppo A9 2020 Turun Lagi, Ini Harganya Sekarang

Anak Perawat RSUP Dr Kariadi Semarang yang Meninggal Karena Corona Dapat Beasiswa Penuh Unimus

Anggota Polrestabes Semarang memberikan pemahaman kepada komunitas ABS agar menghindari tindakan melanggar hukum seperti perjudian.

Sosialisasi ini dilaksanakan pada 15 Maret 2020 lalu.

Pembina ABS, Mulyadi, menyebut selama ini pecinta ayam bangkok yang tergabung dalam ABS tidak pernah melakukan tindakan melanggar hukum khususnya judi sabung ayam.

Di ABS, pihaknya lebih ke kegiatan berkumpul dan saling bertukar pikiran terkait ayam bangkok.

Kalaupun ada adu jago ayam, Mulyadi menegaskan tidak ada perjudian dan adu ayam diikat aturan yang ketat.

"Seperti jalunya ditutup lakban, jadi meski tarung ayam tidak sampai luka parah.

Kami tegaskan tidak ada perjudian di ABS," ujarnya, Senin (13/4/2020).

Selain memberikan sosialisasi ketaatan hukum, anggota Polrestabes Semarang juga meminta agar untuk sementara ABS tidak melakukan kegiatan yang mengumpulkan orang dalam jumlah banyak.

Hal itu untuk mencegah penularan virus corona atau Covid-19. (*)

Ada Posko Bantuan Hukum Jika Buruh Tak Dapat Upah Layak Selama Pandemi Virus Corona

Jasa Raharja Serahkan Hak Korban Kecelakaan Pemalang Senilai Rp 50 Juta ke Pihak Keluarga

Menelusuri Praktik Jual Beli Masker di Kota Semarang, Sekali Transaksi Midun Bisa Kantongi Rp 5 Juta

Ferinando Imbau Keluarga Pasien Virus Corona Tak Perlu Khawatir Biaya Perawatan

Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved