Promoter Polda Jateng

Ditetapkan Kampung Siaga Covid-19, Masuk RW 11 Kelurahan Kuningan Wajib Pakai Masker dan Cuci Tangan

Tak hanya di Semarang Tengah dan Timur, Polrestabes Semarang juga membentuk Kampung Siaga Covid-19 di Kecamatan Semarang Utara tepatnya di RW 11 Kelur

Editor: muh radlis
IST
Kombes Pol Auliansyah Lubis saat meresmikan Kampung Siaga Covid-19 di Kelurahan Kuningan Semarang Utara 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tak hanya di Semarang Tengah dan Timur, Polrestabes Semarang juga membentuk Kampung Siaga Covid-19 di Kecamatan Semarang Utara tepatnya di RW 11 Kelurahan Kuningan, Selasa (14/4/2020).

Pembentukan kampung siaga ini bertujuan untuk memutus mata rantai peredaran virus corona di Kota Semarang.

Peresmian itu dihadiri oleh Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Auliansyah Lubis beserta pejabat utama serta Camat Semarang Utara Aniceto Magno da Silva.

Profil Gus Baha, Putra Ulama Ahli Quran dan Santri Kesayangan Mbah Moen yang Kini Digandrungi

Siapa Anggota DPR RI Yang Sudah Terima Rp 116.650.000 untuk Uang Muka Beli Mobil Baru?

Cerita Warga Detik-detik Patung Dewa Perang di Tuban Runtuh, Tiba-tiba Langsung Brug!

Anda Ingin Dapat Dana BLT Rp 600 Ribu Per Bulan? Begini Syarat dan Cara untuk Mendapatkannya

"Kami dari Polrestabes Semarang ingin membagikan alat untuk memutus rantai penyebaran Covid 19, ini tidak banyak namun saya yakin sangat bermanfaat bagi warga Kuningan
," ujar Kapolrestabes Semarang Kombes POl Auliansyah Lubis.

Alat yang diberikan berupa masker, alat semprot, disinfektan, sabun cuci tangan, wastafel portable, bahan pembuatan disinfektan, dan thermo gun.

"Kami membagikan beberapa masker dan berharap bisa dibagikan kepada warga , hal tersebut sesuai himbauan dari pemerintah agar kalau keluar rumah harus memakai masker dengan maksud untuk memutus mata rantai penyebaran Covid 19.," katanya.

Dia menjelaskan, konkretnya setiap gerbang masuk atau gapura dalam kampung siaga ini dijaga sejumlah warga dari unsur RT dan RW.

Kemudian di gerbang masuk kampung pun telah disediakan tempat cuci tangan.

Sebelum warga masuk ke kampung siaga tersebut, mereka akan dihentikan lebih dulu oleh para penjaga.

Lalu warga yang hendak masuk akan diperiksa suhunya melalui alat thermo gun.

"Setelah diperiksa, mereka akan diminta cuci tangan terlebih dahulu.

Warga yang masuk kampung siaga wajib memakai masker.

Jika tidak, penjaga harus memberikan masker secara gratis.

Untuk yang suhunya sampai 37,5 Celcius atau lebih diminta langsung berkoordinasi dengan puskesmas terdekat," urai Kapolrestabes.

Dia menegaskan, warga di dalam kampung siaga ini wajib menggunakan masker meski hanya keluar rumah untuk ke warung maupun semacamnya.

Unsur RT/RW harus terjun aktif mengecek warganya agar selalu memakai masker dalam tiap kegiatan.

"Nanti ada bhabinkamtibmas kami yang ikut memandu jalannya kampung siaga.

Harus diingat juga, di kampung siaga ini wajib rutinkan penyemprotan disinfektan ke rumah-rumah warga tiap tiga hari sekali.

Semoga dengan hadirnya ini, kita bersama bisa memutus rantai penularan virus corona," tegas Auliansyah. (*)

Situasi Corona, Dugderan 2020 di Semarang Digelar Sederhana, Hendi: Hanya Saya, Bu Wakil dan Takmir

BREAKING NEWS: Pasien Positif Corona di Kabupaten Tegal Bertambah 2 Orang

Kepala Disputaru Kabupaten Pekalongan Bambang Irianto Positif Corona, Riwayat Pergi dari Bali

Jalan Hasil 1 Karangtempel Sudah Dijaga Ketat, Suhu Tubuh 37,5 Langsung Diperiksa Petugas Kesehatan

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved