Breaking News:

Promoter Polda Jateng

Polrestabes Semarang Pastikan Program Konversi untuk Nelayan Tambaklorok Semarang Tepat Sasaran

Polrestabes Semarang ikut serta dalam Pengawasan Program Konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG) bagi nelayan tambak lorok.

IST
Anggota Polrestabes Semarang melakukan monitoring ke nelayan Tambaklorok 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Polrestabes Semarang ikut serta dalam Pengawasan Program Konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG) bagi nelayan tambak lorok.

Program Konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG) merupakan program Kementrian ESDM (Energi Sumber Daya Mineral) RI sesuai amanat Peraturan Presiden No. 38 tahun 2019 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Penetapan Harga LPG Tabung 3 Kg untuk Kapal Penangkap ikan Bagi Nelayan Sasaran dan Mesin Pompa Air bagi Petani Sasaran yang bekerjasama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Pemerintah Kota Semarang.

Program konversi ini dilaksanakan beberapa waktu lalu tepatnya tanggal 14 hingga 20 Maret 2020.

Begitu Tetangga Positif Corona Meninggal, Elly dan Keluarga Langsung Berkemas Isolasi Diri di Hutan

Profil Gus Baha, Putra Ulama Ahli Quran dan Santri Kesayangan Mbah Moen yang Kini Digandrungi

Anda Ingin Dapat Dana BLT Rp 600 Ribu Per Bulan? Begini Syarat dan Cara untuk Mendapatkannya

Siapa Anggota DPR RI Yang Sudah Terima Rp 116.650.000 untuk Uang Muka Beli Mobil Baru?

Salah satu fungsi Kepolisian yang dilaksanakan adalah melakukan monitoring dan pengawasan terhadap distribusi bantuan.

Hal ini lah yang sebagai dasar Polrestabes Semarang untuk melakukan pemantauan agar Program Konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG) bagi nelayan tepat sasaran dan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Kementrian ESDM RI pada tanggal 1 hingga 6 Desember 2019 telah membagikan sejumlah 556 paket bantuan Program Konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG) untuk nelayan di Kota Semarang.

"Kemudian alokasi paket bantuan tersebut dibagikan kepada nelayan yang tergabung dalam FKUB Nelayan Kota Semarang masing-masing 351 untuk FKUB Nelayan Wilayah Timur dan 205 untuk FKUB Nelayan Wilayah Barat," ujar anggota Polrestabes Semarang, Ipda Nugrahanto, Kamis (16/4/2020).

Paket yang dibagikan terdiri dari beberapa komponen yaitu mesin penggerak merk Honda type GX 200 daya 6,5 PK, konverter kit, as panjang, baling-baling, 2 buah tabung LPG 3 kg, as panjang dan baling-baling, serta aksesoris pendukung lainnya seperti reducer, regulator, mixer.

Program ini merupakan kali pertama bagi nelayan Kota Semarang.

Kriteria Program Konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG) bagi nelayan yaitu :

Halaman
12
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved