Berita Jateng

Soekowardojo Sebut Optimisme Konsumen Terhadap Kondisi Ekonomi Jawa Tengah Terjaga pada Maret 2020

Pada Maret 2020, hasil Survei Konsumen Bank Indonesia kepada 700 responden rumah tangga di Jawa Tengah mengindikasikan bahwa keyakinan konsumen terhad

tribunjateng/desta leila kartika
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jateng, Soekowardojo 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pada Maret 2020, hasil Survei Konsumen Bank Indonesia kepada 700 responden rumah tangga di Jawa Tengah mengindikasikan bahwa keyakinan konsumen terhadap perekonomian Jawa Tengah tetap berada pada level optimis (diatas 100).

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Soekowardojo mengatakan hal tersebut tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Maret 2019 yakni sebesar 129,92, meskipun tidak sekuat optimisme konsumen pada bulan sebelumnya dengan IKK sebesar 132,29.

“Optimisme konsumen yang tertahan disebabkan oleh menurunnya persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini dan ekspektasi kondisi ekonomi kedepan,” tutur Soekowardjojo, dalam keterangan persnya, Kamis, (16/4/2020).

Anda Ingin Dapat Dana BLT Rp 600 Ribu Per Bulan? Begini Syarat dan Cara untuk Mendapatkannya

Permainan Kotor Petugas Lapas, Napi Bebas Gegara Corona Bayar Tiket Rp 5 Jutaan, Yasonna Diam Saja?

Begitu Tetangga Positif Corona Meninggal, Elly dan Keluarga Langsung Berkemas Isolasi Diri di Hutan

Profil Gus Baha, Putra Ulama Ahli Quran dan Santri Kesayangan Mbah Moen yang Kini Digandrungi

Dilanjutkannya menurunnya persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini terutama dipengaruhi oleh persepsi konsumen terhadap kondisi penghasilan dan kemampuan untuk membeli barang-barang kebutuhan tahan lama yang mengalami pelemahan.

Sedangkan ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi ke depan tertahan akibat persepsi konsumen terhadap kondisi tingkat penghasilan dan kegiatan usaha 6 bulan mendatang yang tidak sekuat persepsi konsumen pada bulan sebelumnya.

“Ekspektasi konsumen atas kenaikan harga 12 bulan mendatang (Maret 2021) mengalami pelemahan, terindikasi dari Indeks Ekspektasi Harga (IEH) 12 bulan mendatang sebesar 185,88, lebih rendah 1,19 poin dari IEH Februari 2020 sebesar 187,07,” imbuhnya.

IEH yang mengalami penurunan tersebut mengindikasikan bahwa konsumen memperkirakan kenaikan harga 12 bulan kedepan lebih rendah dibandingkan dengan perkiraan kenaikan harga sebelumnya.

Sementara itu, ekspektasi masyarakat terhadap peningkatan jumlah tabungan pada 6 bulan mendatang (September 2020) masih tetap optimis walaupun melemah.

Hal ini tercermin dari indeks ekspektasi kenaikan jumlah tabungan sebesar 128,38, lebih rendah 4,29 poin dari indeks sebelumnya sebesar 132,67. (Ute)

Stafsus Milenial Jokowi Kirim Surat Dukung Perusahaannya, Ini Kata Camat di Boyolali & Sukoharjo

Bupati Banyumas Achmad Husein Turun ke Jalan Merazia Warga yang Tidak Menggunakan Masker

Permainan Kotor Petugas Lapas, Napi Bebas Gegara Corona Bayar Tiket Rp 5 Jutaan, Yasonna Diam Saja?

Ada Pasien Positif Corona, Bupati Banyumas Karantina Wilayah 1 RT di Purwokerto

Penulis: Ruth Novita Lusiani
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved