Berita Batang

Banjir Lumpur Tutup Akses Batang-Banjarnegara di Sigemplong

Akses Kabupaten Batang dan Banjarnegara terputus karena hujan deras sejak Kamis (16/4/2020) malam yang mengguyur Dukuh Sigemplong, Desa Pranten

Penulis: budi susanto | Editor: abduh imanulhaq

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Akses Kabupaten Batang dan Banjarnegara terputus karena hujan deras sejak Kamis (16/4/2020) malam yang mengguyur Dukuh Sigemplong, Desa Pranten, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang.

Hujan deras mengakibatkan tanah di dataran tinggi perbatasan Batang-Banjarnegara ini longsor kemudian hanyut terbawa air menjadi banjir lumpur.

Menurut Saifrudin Kepala Dukuh Sigemplong, terjadi tiga kali longsoran material yang yang menimbun jalan sebagai akses utama warga.

Bukan 46 Orang, RSUP Kariadi Semarang Klarifikasi Jumlah Tenaga Medis Positif Corona, Ini Rinciannya.

Selepas Pesta Miras Ciu, Remaja Putri Mabuk di Semarang Ini Dianiaya Pria Hingga Babak Belur

Hoaks Sabam Sirait Meninggal Dunia, Maruar Sirait : Sehat Wal Afiat

Pesan Korban Corona Asal Karanganyar: Kalaupun Saya Mati, Saya Ingin Mati di Rumah

Tak hanya akses warga, satu-satunya saluran air dari Gunung Perahu juga tertimbun material.

"Kamis malam terjadi satu kali longsor karena hujan tak kunjung reda.

Jumat siang ini terjadi dua kali longsor," jelasnya yang dihubungi Tribunjateng.com, Jumat (17/4/2020).

Dia menyebut dua titik longsor menutupi akses warga dan akses menuju satu-satunya SMP di Desa Pranten.

"Sampai saat ini baru warga yang melakukan pemindahan material," jelasanya.

Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa.

"Namun tetap membahayakan karena hujan masih turun.

Warga takut terjadi longsor susulan," tambahnya.

Sebelumnya, Kepala BPBD Batang Ulul Azmi mengatakan intensitas curah hujan yang tinggi membuat air melimpah bercampur lumpur mengalir cukup deras di beberapa titik jalan.

"Air bercampur lumpur itu lewat di beberapa titik jalan Dukuh Sigemplong.

Memang tadi alirannya cukup deras," tutur Ulul Azmi.

Dia menjelaskan tidak ada korban jiwa dan pemukiman warga yang terdampak.

"Alhamdulillah tidak ada korban dan pemukiman warga tidak terdampak.

Hanya jalan yang terkena imbas kiriman lumpur," ujarnya.

BPBD bersama Koramil dan Forkopimcam segera meninjau lokasi dan menunggu situasi kondusif karena hujan masih mengguyur.

"Kami akan melakukan pembersihan jalan tapi menunggu lokasi kondusif dan hujan reda," tandasnya. (bud)

Pasien Positif Corona di Kober Purwokerto Akhirnya Mengaku Peserta Ijtima Jamaah Tabligh Gowa

Ganjar Pranowo Minta Pemkot Semarang Berlakukan PSBB

Petaka Resepsi, Carter Bus Hadiri Acara Pernikahan di Jakarta, IRT asal Grobogan Positif Corona

Hoaks Sabam Sirait Meninggal Dunia, Maruar Sirait : Sehat Wal Afiat

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved