Virus Corona Jateng
Masih Kaget Kejadian di Kariadi, Ganjar Ungkap Sebab Tenaga Medis di Jateng Banyak Terpapar Corona
Ini pembelajaran bagi kita bahwa seorang dokter, perawat dan tenaga medis lainnya sangat rentan
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: muslimah
Masih Kaget Kejadian di Kariadi, Ganjar Ungkap Sebab Tenaga Medis di Jateng Banyak Terpapar Corona
TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Terjangkitnya puluhan tenaga medis RSUP Dr Kariadi Semarang yang dinyatakan positif virus corona Covid-19, makin menegaskan adanya ketidakjujuran pasien.
Sebelumnya, Pengamat Kebijakan Publik Universitas Negeri Semarang (Unnes), Cahyo Seftyono, ketika diwawancarai Tribunjateng.com menuturkan pasien yang tidak jujur merupakan satu penyebab yang membuat parah kasus corona di Jateng.
Ketidakjujuran itu menyasar tenaga medis yang menjadi korban.
• Pesan Korban Corona Asal Karanganyar: Kalaupun Saya Mati, Saya Ingin Mati di Rumah
• Rekayasa Penculikan, Videonya Dikirim ke Majikan, Romiati Bilang Memang Itu Hobinya:Tanya Pacar Saya
• Promo Alfamart Lengkap, Minyak Goreng Mi Instan dan Makanan Lain, Ada Juga Promo Jelang Ramadhan
• Promo Indomaret Akhir Pekan 17-19 April 2020, Cuma 3 Hari, Diskon Minyak Goreng hingga Makanan
Pasien tidak mengatakan apakah dia baru saja bebergian ke zona merah corona, enggan mengatakan apa yang diderita sebenarnya saat periksa dan sebagainya.
Hal itu pun disesalkan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.
"Kejadian di Kariadi itu sesuatu yang luar biasa.
Ini pembelajaran bagi kita bahwa seorang dokter, perawat dan tenaga medis lainnya sangat rentan.
Sedihnya lagi, mereka terkena virus Covid-19 dari pasien yang tidak jujur," kata Ganjar dalam keterangan tertulis, Jumat (17/4/2020).
Ketidakjujuran pasien saat berobat membawa petaka bagi siapapun, termasuk para dokter, perawat dan tenaga kesehatan.
"Kalau di jantung atau benteng pertahanan terakhir bisa tertular, ini sesuatu yang sangat serius.
Untuk itu kami minta seluruh rumah sakit untuk memperketat protokol kesehatan di tempat masing-masing demi melindungi para tenaga medis," tegasnya.
Hal senada disampaikan dokter yang juga influencer, Tirta Mandira Hudhi saat memberikan bantuan ke Jateng di Wisma Perdamaian.
Ia meminta seluruh masyarakat untuk jujur di tengah pandemik.
"Kejujuran paling penting. Yang paling berbahaya adalah orang tanpa gejala (OTG).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/gubernur-jateng-ganjar-pranowo-teng.jpg)