Harga BBM Hari Ini

Permintaan Minyak Mentah Anjlok, Harga Jeblok Hingga 19 Dolar Per Barel

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) mengalami penurunan di bawah 19 dolar AS per barel untuk kali pertama sejak 31 Januari 2002 silam

THINSTOCK/KOMPAS.COM
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, MOSKWA - Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) mengalami penurunan di bawah 19 dolar AS per barel untuk kali pertama sejak 31 Januari 2002 silam, seperti yang ditunjukkan data perdagangan pada Jumat lalu.

Pada pukul 10.06 waktu Moskwa, harga minyak mentah WTI berjangka untuk pengiriman Mei mendatang, turun sebesar 4,28 persen menjadi 19,02 dolar AS per barel.

Beberapa menit sebelumnya juga mengalami penurunan menjadi 18,96 dolar AS per barel.

Direktur Eksekutif Badan Energi Internasional (IEA) Fatih Birol memperingatkan permintaan minyak mentah bisa saja turun ke level terendah selama 25 tahun terakhir pada April ini dan diprediksi menjadikan April 2020 sebagai bulan terburuk bagi industri.

"Ketika kita melihat kembali pada tahun 2020, kita mungkin melihat ini adalah tahun terburuk. April juga mungkin merupakan bulan terburuk, mungkin akan disebut pula sebagai Black April," kata Birol.

HOROR! Kota Ini Dijuluki Kota Mayat karena Ada 5.000 Kematian dalam Semalam, Ini Foto-fotonya

Senin 20 April 2020: Hujan Ringan dan Hujan Lokal di Sebagian Wilayah Tegal Pada Siang Hingga Malam

KABAR DUKA: Ayah Sambung Angel Karamoy dan Kezia Karamoy Meninggal Dunia

UPDATE Virus Corona ASEAN: Waspada! Indonesia Tertinggi, Kasus Positif Capai 6.575

Harga minyak mentah Brent berjangka untuk pengiriman Juni, naik 0,86 persen menjadi 28,07 dolar AS per barel.

Dikutip dari laman Sputnik News, Minggu (19/4), organisasi penghasil minyak dunia ( OPEC) + telah menandatangani perjanjian penting yang mengikat negara-negara anggota untuk memangkas produksi minyak mentah mereka sebesar 9,7 juta barel per hari periode Mei hingga Juni.

Setelah itu, produksi akan dipotong sebesar 7,7 juta barel per hari hingga akhir 2020.

Sedangkan untuk periode Januari 2021 hingga April 2022, pemangkasan produksi minyak mentah akan dilakukan sebesar 5,8 juta barel setiap harinya.

Perusahaan minyak Arab Saudi, Saudi Aramco mengumumkan pada Jumat lalu, akan mengirimkan 8,5 juta barel minyak per hari ke pasaran mulai 1 Mei mendatang.

Halaman
123
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved