Jumat, 1 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Virus Corona Jateng

Rumah Sakit Darurat Virus Corona di Kendal Siap Digunakan Lusa

Pengerjaan Rumah Sakit Darurat Covid-19 di Kabupaten Kendal hampir selesai. Meminjam gedung Rumah Susun Sederhana Sewa

Tayang:
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/SAIFUL MA'SUM
Sejumlah pekerja mengerjakan jembatan besi yang nantinya digunakan sebagai akses pasien dan tenaga medis ke lantai 2 pasa rumah sakit darurat covid-19 Kendal, Senin (20/4/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Pengerjaan Rumah Sakit Darurat Covid-19 di Kabupaten Kendal hampir selesai.

Meminjam gedung Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di Kebondalem Kecamatan Kendal Kota itu rencananya bisa digunakan lusa lengkap 124 kamar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kendal, Sugiono menarget dalam 2 hari ke depan rumah sakit darurat bisa digunakan.

Viral Insinyur Minyak Norwegia Tinggal di Hutan Bersama Suku di Indonesia, Ini yang Membuatnya Betah

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Kakek Meninggal di Kebun Durian di Semarang, Dikerubungi Lalat

3 Satpam Museum Keris Pemukul Tukang Becak Diperiksa Polresta Solo, Status Masih Terlapor

Beda Batuk Biasa dan Batuk karena Virus Corona, Kenali dengan Cara Menjawab 5 Pertanyaan Ini

Minimal bisa dimanfaatkan guna isolasi mandiri para pemudik maupun orang dalam pemantauan (ODP).

Hal tersebut mengingat tangga besi darurat (RAM besi) yang menghubungkan lantai dasar dengan lantai 2 segera difungsikan.

"Untuk paving blok sudah selesai, kamar-kamar sudah lengkap tinggal ram atau tangga besi ini masih dalam pengerjaan untuk membawa pasien ke lantai 2 menggunakan kursi roda atau bed dorong," terangnya saat mengecek pengerjaan RS darurat, Senin (20/4/2020).

Lebih lanjut, secara keseluruhan pengerjaan RS darurat corona di Kendal sudah capai 80 persen lebih.

Sejumlah pengerjaan vital seperti desain kamar isolasi, kelistrikan, kebutuhan air, hingga halaman gedung sudah rampung.

Pihaknya menarget pada pekan ini alat-alat kesehatan seperti kursi roda, alat pengecekan suhu dan tekanan darah, alat pembantu selang infus, obat-obatan serta peralatan pendukung medis lainnya bisa dimasukkan.

Setelah semua alat medis yang diperlukan tersetting, Sugiono memastikan RS darurat ini bisa digunakan bagi pasien dalam pengawasan (PDP) akhir pekan.

Dengan catatan ruang isolasi yang disediakan di masing-masing rumah sakit tidak mencukupi lagi untuk menampung pasien PDP.

"Akhir pekan ini siap ditempati.

Nanti kita serahkan kepada pemda khususnya Dinas Kesehatan sebagai pengelola.

Harapan saya bisa dimanfaatkan guna isolasi pemudik juga," terangnya.

Rumah sakit darurat ini diproyeksikan bisa menampung lebih dari 100 pasien.

Sedianya terdapat 124 kamar isolasi dari lantai 1-5 disiapkan, 114 kamar di antaranya khusus untuk isolasi pasien sedangkan sisanya diperuntukkan bagi tenaga medis.

"Kita punya halaman cukup luas 130x20 meter.

Lantai satu siap, lantai dua akan menggunakan jembatan besi untuk akses. Sementara lantai 3-5 kita persiapkan juga dengan akses sementara tangga gedung, kalau nantinya diperlukan banget akses cepat kita akan sewa lift guna mempermudah petugas medis bekerja," terangnya. (Sam)

Latihan Mandiri karena Wabah Virus Corona, Pemain PSIS Semarang Ini Gowes Lintas Provinsi

Dilema Pengusaha Truk di Tengah Wabah Virus Corona, Sepi Orderan hingga Ancaman Perampok di jalan

Senangnya Tukang Gali Kubur Dapat Bantuan Sembako dari Kodim Batang

Di-PHK Perusahaan Imbas Wabah Virus Corona, Khoirul Banting Setir Jualan Mi Ayam Mika

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved