Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Dampak PSBB, Kereta Api Bima Menuju Jakarta & KA Kahuripan Menuju Bandung Dibatalkan Mulai 24 April

Akibat dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta dan menurunnya okupansi PT KAI menyesuaikan perjalanan kereta api.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/PERMATA PUTRA SEJATI
Suasana kedatangan penumpang di Stasiun Daop 5 Purwokerto. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Akibat dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta dan menurunnya okupansi PT KAI menyesuaikan perjalanan kereta api.

Seperti KA Bima (Surabaya Gubeng - Gambir pp) dan KA Kahuripan (Blitar - Kiaracondong pp) mulai tanggal 24 - 30 April 2020 yang dibatalkan perjalanannya.

Manager Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, Supriyanto, menyampaikan jika Mulai 24 - 30 April 2020, perjalanan KA Bima dan KA Kahuripan dibatalkan.

Tugimin Lambaikan Tangan Minta Tolong, lalu Muntah Darah dan Roboh, Warga Tanjung Mas Semarang Geger

Viral Foto Korban Begal Tergeletak di Pinggir Jalan di Semarang, Ini Faktanya

BREAKING NEWS : 1 Tenaga Medis Warga Karanganyar Dinyatakan Positif Corona, Ini Penjelasan Bupati

Ika Curhat Dipaksa Makan 50 Cabai dan Dipukuli Majikannya di Semarang: Kamu Tak Bunuh Itu Hakku

Setelah beberapa saat bertahan, dan sebagai perjalanan kereta api satu satunya dari arah Jawa timur dan Jawa tengah yang melewati Daop 5 Purwokerto menuju ke DKI Jakarta, KA Bima akhirnya ikut dibatalkan juga perjalanannya.

Begitu juga perjalanan KA Kahuripan relasi Blitar - Kiaracondong, yang merupakan perjalanan satu satunya KA dari Jawa Timur dan Jawa Tengah, yang melewati Daop 5 Purwokerto, menuju ke arah Bandung, dibatalkan juga.

Meningkatnya penyebaran virus covid-19 di tanah air, serta berbagai upaya yang dilakukan pemerintah maupun pihak-pihak terkait untuk menekan penyebaran virus covid-19, dan berdampak pula terhadap penurunan okupansi pada KA.

"Sehingga per- 24 April 2020, sudah 87 KA jarak jauh dan lokal di wilayah Daop 5 Purwokerto yang dibatalkan perjalanannya, dari sebelumnya ada 91 perjalanan KA," ujar Supriyanto dalam rilisnya kepada Tribunateng.com, Rabu (22/4/2020).

Sebagai informasi, untuk pembatalan tiket kereta api mulai tanggal 1 Maret - 21 April 2020 di wilayah Daop 5 Purwokerto mencapai 27.692 tiket, serta jadwal ulang sebanyak 5.764 tiket.

Perjalanan KA yang melewati wilayah Daop 5 Purwokerto, yang masih operasional, adalah sebagai berikut:
1. KA Wijayakusuma, relasi Cilacap - Kroya - Surabaya Gubeng - Ketapang pp
2. KA Ranggajati, relasi Cirebon - Purwokerto - Surabaya Gubeng - Jember pp

Serta perjalanan KA Angkutan barang ke berbagai tujuan sebanyak 24 perjalanan KA.

Untuk KA penumpang yang masih operasional, PT KAI hanya membuka penjualan tiket sebanyak 50% dari kapasitas tempat duduk.

"Hal ini bertujuan untuk menjaga physical distancing antar penumpang di atas kereta," katanya.

Mulai 12 April 2020, PT KAI mewajibkan memakai masker bagi calon penumpang yang hendak naik KA maupun yang sudah di atas KA.

Apabila calon penumpang menolak memakai masker saat boarding, PT KAI akan melarang masuk stasiun serta mengembalikan bea tiket 100 persen.

Bagi penumpang diatas KA yang menolak memakai masker, akan diturunkan dalam perjalanan pada kesempatan pertama.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved