Breaking News:

Virus Corona Jateng

Langka Alat Rapid Test Corona, Plt Bupati Kudus Hartopo Siap Bayar Lebih Mahal

Sulitnya memperoleh alat Rapid Diagnos‎tic Test (RDT), membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mengerahkan seluruh apotek melakukan pengadaan.

IST
Plt. Bupati Kudus H.M. Hartopo didampingi jajaran pun melakukan rapat konferensi video dengan Gubernur Jateng di Command Center Diskominfo Kudus, Selasa (17/3). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Sulitnya memperoleh alat Rapid Diagnos‎tic Test (RDT), membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mengerahkan seluruh apotek melakukan pengadaan.

Plt Bupati Kudus, HM Hartopo meminta seluruh apotek di Kudus untuk melakukan pengadaan RDT agar memudahkannya memperoleh alat tersebut.

"Saya minta semua apotek lewat jaringannya masing-masing mencari rapid test.

Nanti jual itu kepada kami," jelas dia.

Ika Curhat Dipaksa Makan 50 Cabai dan Dipukuli Majikannya di Semarang: Kamu Tak Bunuh Itu Hakku

Tugimin Lambaikan Tangan Minta Tolong, lalu Muntah Darah dan Roboh, Warga Tanjung Mas Semarang Geger

Hasil Rapid Test 36 Tenaga Kesehatan RS Mardi Rahayu Kudus Reaktif Corona

Kronologi Kecelakaan Motor Vs Truk di Semarang, Pria Pekalongan Bernama Rukimanto Tewas

Pihaknya juga berani membeli lebih mahal untuk mendapatkan alat yang bisa dipakai mengetahui kondisi pasien corona tersebut.

"Kalau harganya itu Rp 200 ribu per buah, kami berani bayar Rp 300 ribu per buah asalkan bisa dapat barang itu," jelas dia.

Hartopo mengaku, membutuhkan banyak alat rapid test tersebut karena ada kasus satu pasien positif memiliki kontak erat terhadap 300 orang.

Sehingga ratusan orang yan‎g pernah kontak dengan pasien tersebut harus diperiksa kesehatannya lebih lanjut.

"Saya juga sudah sampaikan ini ke provinsi, tetapi jumlahnya di sana terbatas dan sudah dibagikan," jelas dia.

Saat ini, kata dia, yang perlu diwaspadai adalah orang tanpa gejala (OTG) yang jumlahnya meningkat.

Pihaknya berharap, pemerintah daerah yang masih memiliki rapid test bisa menggunakannya.

"‎Jumlah OTG ini trennya naik, ‎makanya jika stok di luar kota masih banyak harapannya bisa dirapid tes dulu.

Mereka ini membawa virus, tetapi tidak ada gejala," ujarnya.

(raf)

Bupati Asip Minta Kepala Desa Antarkan Langsung Bantuan ke Rumah Warga

Video Inspiratisi Usaha, Sri Resmiyati Buat Masker Motif dengan Aksesoris Mote Payet

Pertamina Pastikan Stok BBM & LPG di Jawa Tengah Selama Ramadan dan Idul Fitri Aman

BREAKING NEWS : 1 Tenaga Medis Warga Karanganyar Dinyatakan Positif Corona, Ini Penjelasan Bupati

Penulis: raka f pujangga
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved