Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Virus Corona Jateng

Update Corona di Kabupaten Semarang 22 April 2020, Sehari Ada 2 Warga Dinyatakan Positif Corona

Dua warga Kabupaten Semarang diinformasikan positif terpapar virus Corona.

Penulis: akbar hari mukti | Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/AKBAR HARI MUKTI
Alexander Gunawan, humas gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kabupaten Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Dua warga Kabupaten Semarang diinformasikan positif terpapar virus Corona.

Setelah sebelumnya diinformasikan satu warga berjenis kelamin laki-laki berumur 72 tahun asal Kecamatan Kaliwungu positif corona, gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kabupaten Semarang menginformasikan satu lagi warga Kabupaten Semarang terpapar corona.

"Satu lagi positif terkena corona, laki-laki berusia 25 tahun asal Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang terkena corona," jelas Alexander Gunawan humas gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kabupaten Semarang, Rabu (22/4/2020) malam.

Dampak PSBB, Kereta Api Bima Menuju Jakarta & KA Kahuripan Menuju Bandung Dibatalkan Mulai 24 April

Ganjar Pranowo Bikin Program Ampuh Agar Warga Jateng Tak Kelaparan Saat Wabah Corona

Viral Foto Korban Begal Tergeletak di Pinggir Jalan di Semarang, Ini Faktanya

Ika Curhat Dipaksa Makan 50 Cabai dan Dipukuli Majikannya di Semarang: Kamu Tak Bunuh Itu Hakku

Ia menjelaskan keduanya tidak dirawat di rumah sakit yang ada di Kabupaten Semarang.

Pasien asal Kaliwungu menurut Alex dirawat di RSUD Boyolali, sedangkan pasien asal Bringin dirawat di Rumah Sakit Paru Ario Wirawan Salatiga.

"Khusus yang berasal dari Bringin ini awalnya mengalami panas, batuk, pilek, suhu 38 derajat."

"Disarankan dirawat di RSUD Ambarawa namun kemudian yang bersangkutan dirujuk di Rumah Sakit Paru Ario Wirawan," paparnya.

Ia menjelaskan, setelah dites yang bersangkutan positif terpapar wabah corona.

Alex menambahkan, atas hal itu tim gugus tugas meminta keluarga pasien melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

Hal itu agar mencegah keluarga juga terpapar corona.

"Kami memohon juga agar warga sekitar tak mengucilkan keluarga pasien positif corona," jelasnya.

Selain itu ia memaparkan Dinkes Kabupaten Semarang segera melakukan tracing serta pengecekan kesehatan kepada siapa saja yang sempat bersinggungan dengan kedua pasien. (Ahm)

Tugimin Lambaikan Tangan Minta Tolong, lalu Muntah Darah dan Roboh, Warga Tanjung Mas Semarang Geger

Indomie yang Mangkoknya Kosong Sudah Tersedia di Semarang, Begini Isinya

Hasil Rapid Test Positif, Lima Warga Pati yang Ikuti Ijtima Jamaah Tabligh Gowa Diisolasi

Anak Nia Ramadhani Selalu Mengadu ke Kakeknya Setiap Kena Marah, Ardi Bakrie Sebal

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved