Berita Semarang
Hari Bhakti Pemasyarakatan, Bapas Semarang Beri Sembako bagi Eks Napi Asimilasi Covid-19
Memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-56, pegawai Bapas Kelas I Semarang membagikan bantuan bagi 29 eks-napi asimilasi Covid-19.
Penulis: Ines Ferdiana Puspitari | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-56, pegawai Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Semarang membagikan bantuan bagi 29 eks-napi asimilasi Covid-19.
Kegiatan ini dipimpin Kepala Bapas Kelas I Semarang, Projo Hirwono, Jumat (24/04/2020).
Projo berharap yang diberikan itu bisa membawa manfaat di tengah pandemi Covid-19 saat ini.
• Bayinya Masih Pakai Pampers dan Pakaian saat Dimakamkan, La Nguna: Itu Terus Membayangi Saya
• Ternyata Pemilik Mobil Misterius di Rumah Kos Semarang Adalah Mahasiswa Asal Kendal, Ini Alasannya
• Jika Kim Jong Un Meninggal Dunia, Inilah Urutan Kandidat-kandidat Penggantinya
• Banting Harga, Diskon Besar-besaran Fortuner Tembus Rp 100 Juta, Innova Rp 70 Juta
"Meski hanya bisa memberi sedikit, semoga bermanfaat. Kemudian juga harus tetap berperilaku baik selama berada di tengah masyarakat. Tidak mengulang melakukan tindak pidana kembali," ucapnyake pada penerima bantuan.
Bantuan yang diberikan berupa paket sembako terdiri dari beras, minyak, gula, teh, kopi, mie instan, dan sirup.
Paket ini diberikan kepada eks-napi asimilasi tidak mampu dan bertempat tinggal di Kota Semarang.
Dana bantuan berasal dari penggalangan seluruh pegawai Bapas secara sukarela.
Lapas Perempuan Kelas IIA Semarang juga membagikan sembako kepada masyarakat kecil yang terdampak Covid-19, beberapa waktu lalu.
Kegiatan ini juga merupakan salah satu rangkaian kegiatan Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-56 yang jatuh pada 27 April.
Di sela-sela pembagian sembako, petugas juga menyempatkan memberi arahan dan imbauan kepada masyarakat guna mencegah penyebaran virus corona.
"Semoga dengan adanya bantuan ini dapat mengurangi sedikit beban. Semoga pandemi Covid-19 segera berakhir dan kembali normal," tutur Kalapas Perempuan Semarang, Asriati Kerstiani. (ifp)
• Jika Masyarakat Tetap Ngeyel dan Bandel, Ganjar : PSBB Diusulkan di Wilayah Semarang Raya
• Dulu Ditertawakan, Ucapan Ashraf Sinclair soal Virus Corona Terbukti Benar, Covid-19 Bukan Lelucon
• Program Ini Talkshow Host Sule, Andre Taulany, dan Raffi Ahmad Pamit, Ini Penjelasan Net TV
• Polisi Menduga Pelaku Pembuangan Bayi Menyemprotkan Minyak Wangi ke Jasad Agar Tak Berbau Busuk
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bapas-kelas-1.jpg)