Senin, 27 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pilwakot Solo

Alasan Purnomo Mundur dari Bursa Pencalonan Wali Kota Solo

Alasan lelaki yang kini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Solo ini lantaran dia tidak kuat hati kalau harus kampanye di tengah pandemi Covid-19.

Tribun Jateng/ Rifqi Gozali
Kolase Gibran Rakabuming dan Achmad Purnomo menanti rekomendasi dari DPP PDIP. 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO -- Bakal Calon Wali Kota Surakarta, Achmad Purnomo, mengundurkan diri dari bursa pencalonan.

Alasan lelaki yang kini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Solo ini lantaran dia tidak kuat hati kalau harus kampanye di tengah pandemi Covid-19.

"Itu kan latar belakangnya begini, setelah saya mendengar pengumuman kalau Pilkada diundur 9 Desember 2020, saya itu koreksi diri melihat situasi di lapangan, situasi di sekeliling saya.

Setelah saya berembuk dengan keluarga, saya memutuskan karena melihat pandemi Covid-19 yang belum selesai, kompleks sekali saya merasa gak sampai hati," kata Achmad Purnomo, Jumat (24/4).

Memang, sejauh ini rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan untuk kandidat yang ditunjuk maju Pilakda Solo belum turun, namun Purnomo telah menimbang berbagai hal.

Kabar Gembira: Driver Gojek Bisa Dapat Keringanan Cicilan dari PT Oto dan PT Summit Oto Finance

Larangan Mudik: 1.000 Kendaraan Lebih Diminta Putar Balik Saat Melewati Akses Tol Perbatasan Jakarta

Update Corona Dunia, Sabtu 25 April 2020: Total 2,8 Juta Kasus, Ini 10 Negara Kasus Tertinggi

Semarang Pilih Konsep Jogo Tonggo, Skema Non-PSBB, Berlaku Senin, Tiap Kecamatan akan Ada Pos Pantau

Misal, kalaupun nanti rekomendasi turun kepadanya maka dia tidak tega kalau harus kampanye di tengah pandemi virus corona.

"Ora tegel (tidak tega, red). Perasaan saya itu tidak bisa, di tengah-tengah musibah seperti ini kok saya kampanye, saya mencalonkan diri, saya tidak sampai hati. Ora tegel. Ora tega," kata Purnomo.

Harusnya, lanjut Purnomo, kompleksnya masalah virus corona yang juga menimpa Kota Solo ini bisa diselesaikan dengan gotong-royong secara bersama-sama.

"Konsentrasi kita guyub rukun bersama-sama memikirkan pandemi ini gitu lho. Jadi (saya mundur) karena alasan hati dan kemanusiaan saja. Tidak ada alasan yang lain," tandas dia.

Rencana mundurnya dari bursa pencalonan telah disampaikan kepada Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo.

Kata Purnomo, Rudy sapaan akrab Rudyatmo telah menyepakati langkahnya untuk mundur. "Pak Rudy mendukung dan sepakat sepenuhnya. Itu intinya," katanya.

Perlu Dipertanyakan

Pengamat Politik dan Hukum Tata Negara Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo, Agus Riewanto menilai, berita mundurnya Bakal Calon Wali Kota Solo Ahmad Purnomo dari kontestasi politik sebagai hal yang mengejutkan.

Meskipun keputusan mundur dari kontestasi politik adalah hak bagi setiap bakal calon.

"Kalau mundur itu hak ya, dan tidak dilarang dalam undang-undang (UU) kita," paparnya Agus kepada Tribunsolo.com, Jumat (24/4).

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved