Virus Corona Jateng
Pria Ini Mengaku Pasien Virus Corona Asal Cirebon Kabur ke Semarang Cari Keluarga
Seorang pemuda yang berdiam diri di depan PGSD Unnes Beringin Ngaliyan Kota Semarang selama lima hari, ternyata sudah ditangani oleh pihak berwenang.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Seorang pemuda yang berdiam diri di depan PGSD Unnes Beringin Ngaliyan Kota Semarang selama lima hari, ternyata sudah ditangani oleh pihak berwenang.
Babinsa Wonosari,Serma Heri K menuturkan, pemuda tersebut sudah dijemput oleh pihak ambulance hebat kota Semarang.
"Dia sudah dilakukan pengecekan virus Corona di rumah dinas Walikota Semarang, hasilnya negatif.
• Program Ini Talkshow Host Sule, Andre Taulany, dan Raffi Ahmad Pamit, Ini Penjelasan Net TV
• Viral Akun Reemar Martin Artis Tik Tok Filipina Diserang Netizen +62, Sempat Hilang Di-Report
• Dewi Sandra Ungkap Alasan Bungkam Soal Kematian Glenn Fredly Mantan Suaminya
• Polisi Menangkap Istri Majikan Penganiaya Pembantu di Graha Padma Semarang, Statusnya Tersangka
Lalu sekarang pasien itu di bawa ke Dinsos Kota Semarang," ujarnya saat dihubungi Tribunjateng.com, Minggu (26/4/2020).
Heri menjelaskan pemuda itu sempat ditanya oleh perawat dari ambulan hebat.
Menurut pemuda itu kalau dia pasien virus corona dari sebuah rumah sakit di Cirebon namun dia melarikan diri.
"Entah yang dikatakan pemuda itu benar atau salah namun saya tegaskan lagi, pemuda itu telah dites virus Corona dengan hasil negatif," tegasnya.
Menurut Heri, pemuda itu tidak membawa identitas hanya mengaku berasal dari Cirebon.
Dilihat dari logat bicara bahasanya terdengar logat sunda.
Ketika disinggung apakah orang tersebut normal atau alami gangguan jiwa, Heri menjelaskan ketika diajak komunikasi pemuda itu menjawab dengan lancar.
Jawabannya konsisten dan tidak berubah-ubah.
"Pertama kali kami temukan sebelum perawat datang, kami tanya namanya dia jawab bernama Adi, begitu pula saat perawat datang ditanya namanya dia juga jawab Adi," bebernya.
Sedangkan Lurah Wonosari, Utomo menuturkan, awalnya orang tersebut tidur di pinggiran jalan depan PGSD Unnes.
Ketika dihampiri petugas dari Kelurahan dia mengaku berasal dari Cirebon.
Pemuda itu juga mengaku sakit dan sedang mencari keluarganya, lalu pihak kelurahan Wonosari menghubungi tim ambulan hebat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pemuda-yang-mengaku-bernama-adi-warga-cirebon-sedang-tidur-di-depan-depan-pgsd.jpg)