Kamis, 23 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

PSBB Surabaya

Foto-foto Hari Pertama PSBB Surabaya, Jalan Raya Macet Parah, Plat Luar Daerah Discreening

PSBB Surabaya Raya di hari pertama, Selasa (28/4/2020) langsung disusul dengan kemacetan luar biasa.

Editor: m nur huda
Ahmad Zaimul Haq/Surya
Hari Pertama PSBB di Surabaya, Sidoarjo dan Gresik, Selasa (28/4/2020). Kemacetan terjadi di bundara Waru karena ada cek poin depan Cito. 

Pelarangan operasional angkutan umum itu untuk mendukung keputusan PSBB dan memutus penyeberan covid-19.

Seluruh pemilik perusahana angkutan bus diminta mematuhi larangan operasional busnya.

Hari Pertama PSBB di Surabaya, Sidoarjo dan Gresik, Jawa Timur, Selasa (28/4/2020). Kemacetan terjadi di area cek poin depan Cito.
Hari Pertama PSBB di Surabaya, Sidoarjo dan Gresik, Jawa Timur, Selasa (28/4/2020). Kemacetan terjadi di area cek poin depan Cito. (surya/sugiharto)

"Kami juga diminta melakukan sosialisi ke seluruh kru bus;" kata Kepala Sub Unit Terminal Purabaya Imam Hidayat.

Para pemilik perusahaan angkutan bus tidak bisa berbuat banyak saat diminta menghentikan operasional bus selama berlakunya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Mereka harus menaati keputusan Pemerintah ini.

 Meski sebenarnya keputusan melarang operasional bus tersebut makin menghantam situasi sulit yang tengah mereka hadapi.

Sebelum pemberlakuan PSBB, mereka juga lebih dulu mengurangi unit bus yang dioperasionalkan.

Kini perusahaaan bus itu dilarang mengoperasikan sama sekali bus mereka.

Sementara mereka tetap harus membayar kru dan seluruh karyawan.

"Situasinya memang sulit. Ini musibah. Semua sektor usaha terpukul. Kami tetap mengikuti semua keputusan Pemerintah. Pasti ini keputusan terbaik," kata bos PO Bagong Hari Susilo, Senin (27/4/2020).

Kemacetan lalu lintas terjadi di Bundaran Waru atau tepatnya di perbatasan Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur, saat haru pertama Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) di Kota Pahlawan, Selasa (28/4/2020)
Kemacetan lalu lintas terjadi di Bundaran Waru atau tepatnya di perbatasan Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur, saat haru pertama Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) di Kota Pahlawan, Selasa (28/4/2020) (Dok. Dishub Surabaya)

PO Bagong adalah perusahaan dengan ratusan unit bus.

Perusahaan angkutan bus ini melayani trayek Tulungagung-Surabaya dan Blitar-Surabaya. vHampir semua bus lewat tol.

Perusahaan ini tetap memberi layanan saat terjadi pelemahan di segala sektor kehidupan karena pandemi corona.

Sementara Bagong harus menanggung paling sedikit 400 kru bus.

Menurut Hari, inilah masa sulit yang harus dihadapi para pemilik perusahaan angkutan bus.

Sumber: Surya
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved