Breaking News:

Virus Corona Jateng

Hasil Rapid Test, 18 Peserta Ijtima Jamaah Tabligh Gowa Asal Karanganyar Positif Corona

Hasil rapid test, 18 peserta Ijtima Jamaah Tabligh atau ijtima ulama Gowa asal Kabupaten Karanganyar dinyatakan reaktif atau positif virus corona.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/ Agus Iswadi
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Karanganyar, Juliyatmono. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Berdasarkan hasil rapid test, sebanyak 18 orang peserta Ijtima Jamaah Tabligh atau ijtima ulama Gowa asal Kabupaten Karanganyar dinyatakan reaktif atau positif virus corona.

Pernyataan itu disampaikan oleh Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Karanganyar Juliyatmono saat dikonfirmasi Tribunjateng.com pada Selasa (28/4/2020).

Ia mengatakan, saat ini mereka menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing sambil dipantau oleh lingkungan melalui Satgas Covid-19 tingkat desa.

Inilah Bahan Terbaik untuk Masker Kain Sesuai Hasil Penelitian Para Pakar  

Foto-foto Hari Pertama PSBB Surabaya, Jalan Raya Macet Parah, Plat Luar Daerah Discreening

Cerita Menhub Budi Karya Tak Sadarkan Diri 14 Hari Saat Dirawat karena Virus Corona

Berjemur Sambil Petik Bunga di Dekat Jalur KA, Seorang Perempuan Tewas Tersambar Kereta Api

Data sementara tercatat ada 18 peserta ijtima ulama Gowa yang reaktif covid-19.

Mereka tersebar hampir merata di beberapa kecamatan di antaranya, Jaten, Colomadu, Jatiyoso, Jumapolo, Kerjo, dan Jatipuro.

"Belum semua dirapid test. Dari sekitar 100 orang, belum semua. Data sementara ada 18 orang yang hasilnya reaktif," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com.

Selanjutnya, sebanyak 18 orang yang dinyatakan reaktif tersebut akan menjalani uji swab dalam waktu dekat.

Guna memastikan apakah yang mereka negatif atau positif virus corona.

Juliyatmono mengungkapkan, dalam masa karantina di rumah, lingkungan dan keluarga akan melakukan pengawasan ketat terhadap mereka yang dinyatakan reaktif covid-19.

"Kita perketat lewat Satgas Covid-19 desa. Lingkungan tahu persis. Sekarang ini di rumah. Keluarga juga akan dipantau kesehatannya," jelasnya.

Berdasarkan data yang dihimpun Tribunjateng.com sampai saat ini, di wilayah Karanganyar tercatat sudah ada dua orang terkonfirmasi positif corona dan satu orang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal dunia.

Diketahui mereka termasuk peserta ijtima ulama Gowa yang telah berlangsung pada Maret 2020 lalu. (Ais)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved