Breaking News:

Wabah Virus Corona

Dampak Wabah Corona, Lapas Dilarang Terima Napi Baru, Seperti Apa Kondisi Sel Tahanan Kepolisian?

Sejak dikeluarkannya aturan dari Kemenkum HAM, Lembaga Pemasyarakatan di seluruh Indonesia dilarang menerima napi baru maupun kunjungan

The Guardian
Ilustrasi penjara. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Sejak dikeluarkannya aturan dari Kemenkum HAM, Lembaga Pemasyarakatan di seluruh Indonesia dilarang menerima napi baru maupun kunjungan dari orang luar.

Hal tersebut bertujuan untuk menghindari penyebaran virus corona di dalam Lapas.

Karena tak bisa menerima tahanan baru, maka narapidana terpaksa ditahan sementara di rutan-rutan Polres. Satu di antaranya ditahan di rumah tahanan Polres Kendal.

Hal itu juga akan timbul masalah baru karena kapasitas rutan di Polres terbatas.

Kasat Reskrim Polres Kendal, AKP Aji Darmawan mengatakan sudah ada 42 tahanan yang mendekam di rutan Polres Kendal.

Jenis dan Tingkatan Orang Puasa di Bulan Ramadhan

BERITA LENGKAP: Alasan Pemilik Kos hingga Laporan ke Polisi Kasus Perawat RSUD Bung Karno Solo

HEBOH! Istri Polisi yang Juga Penjaga Lapas Tertangkap Selundupkan Sabu ke Lapas Perempuan Denpasar

KRONOLOGI 2 Oknum Polisi Curi Senjata Api di Gudang Logistik Ditsamapta, 3 Senjata Dijual Rp 45 Juta

"Padahal kapasitas Rutan kami hanya 30 orang. Saya tanya Polres lain juga sama. Sudah overload. Entah bagaimana nanti," kata AKP Aji.

Aji mengakui saat ini belum menemukan solusi jika napi terus bertambah di rutan Polres Kendal.

Namun ia agak sedikit lega, karena napi dari Lapas Kendal yang mendapatkan asimilasi belum ada yang melakukan tindak kejahatan kembali.

"Sejauh ini belum ada yang berulah kembali. Tapi yang sudah kami tahan belum bisa dilimpahkan ke lapas, karena kondisinya masih ada wabah virus corona," kata dia.

Namun, kebutuhan makan sejumlah narapidana yang ada di rumah tanahan Polres Kendal tetap disuplai oleh pihak Lapas.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved