Kamis, 21 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Virus Corona Jateng

Satu PDP Corona Asal Cilacap Meninggal, Sempat Dirawat 2 Hari di RSUD Banjar Patroman 

Jumlah Pasien dalam Pengawasan atau PDP corona di Cilacap yang meninggal bertambah satu orang lagi.

Tayang:
Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: m nur huda
Diskominfo Cilacap
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap Pramesti Griana Dewi. 

TRIBUNJATENG.COM.COM, CILACAP - Jumlah Pasien dalam Pengawasan (PDP) corona di Cilacap yang meninggal bertambah satu orang lagi.

Sehingga secara keseluruhan, berdasarkan laporan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Cilacap, Kamis, (30/4/2020) berjumlah 13 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap Pramesti Griana Dewi menuturkan, pasien PDP yang meninggal sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banjarpatroman.

Pasien masuk rumah sakit pada Senin, (27/4/2020).

Viral Video FPI Tutup Paksa Warung di Batang Kuis, Polisi: Percayakan Pada Kami

Sejarah Berdirinya Kerajaan Tarumanegara, Masa Kejayaan hingga Keruntuhan

Cerita Pasutri Asal Sragen Ciptakan Aplikasi Ojek Online Joxi, Belajar Otodidak Tidak Ikut Pelatihan

Update Corona 30 April di Jateng, Jabar, Banten, Sumsel, Babel, Lampung

Sempat dirawat selama dua hari, pada Rabu, (29/4/2020) pasien menghembuskan napas terakhirnya.

"Pasien berjenis kelamin laki-laki dan berusia 62 tahun. Pasien berasal dari Kecamatan Dayeuhluhur," ujar Pramesti kepada tribunjateng.com, Kamis, (30/4/2020).

Pramesti menambahkan, karena pasien meninggal dengan status PDP, maka pemulasaran jenazah menggunakan protokol corona.

Saat ini, lanjut Pramesti, pihaknya sedang menelusuri riwayat kontak pasien untuk mengetahui apakah pasien pernah keluar kota atau pernah kontak dengan pasien positif corona.

Hal itu dilakukan untuk memastikan apakah pasien ada indikasi tertular atau tidak. (yun)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved