Selasa, 7 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

Pemkab Kudus Siapkan Alat RT-PCR, Bisa Deteksi Virus Corona Lebih Cepat,

Pemerintah Kabupaten Kudus tengah menyiapkan ruangan yang akan disiapkan untuk alat tes corona Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR).

Penulis: raka f pujangga | Editor: abduh imanulhaq
IST
Plt Bupati Kudus, HM Hartopo memastikan kesiapan alat RT-PCR di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus, Selasa (5/5/2020) siang. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Pemerintah Kabupaten Kudus tengah menyiapkan ruangan yang akan disiapkan untuk alat tes corona Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR).

Alat tersebut dapat mendeteksi Covid-19 ‎lebih cepat dan akurat.

Plt Bupati Kudus, HM Hartopo memastikan kesiapan alat tersebut di RSUD dr. Loekmono Hadi, Selasa (5/5/2020) siang.

"Ini ikhtiar kami agar penanganan Covid-19 di Kabupaten Kudus segera teratasi dengan cepat dan akurat. Kami ucapkan terima kasih atas kepedulian dan donasi yang diberikan oleh PT. Djarum sehingga alat tersebut dapat digunakan di RSUD dr. Loekmonohadi," katanya.

Pihaknya tetap mengupayakan pencegahan penularan untuk menekan jumlah kasus Covid-19.

Satu di antaranya memberlakukan jam malam yang dimulai pukul 20.00 - 06.00 WIB di kawasan perkotaan.

Untuk kawasan Alun-Alun Kudus, penutupan akses jalan dari perempatan BNI, PT Pura, samping Masjid Agung, Jalan Gatot Subroto, Jalan Pemuda, depan SMP 2 Kudus, dan perempatan Sleko.

Kemudian pembatasan jam malam di area Balai Jagong, penutupan dari pintu masuk depan kantor KONI, depan kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, dan pintu masuk Balai Jagong dari sisi barat.

Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Kudus, dr Andini Aridewi menyampaikan, sampai saat ini terdapat 141 OTG, 173 ODP masih dipantau, dan 79 PDP dalam wilayah.

Sebanyak 24 PDP dirawat, 2 PDP dirujuk, 36 PDP pulang sehat, dan 17 PDP meninggal dunia.

"Hingga Selasa ini, ternotifikasi sebanyak 24 kasus konfirmasi Covid-19 dalam wilayah di Kabupaten Kudus," ujar dia.

Dari 24 kasus tersebut, sebanyak 16 pasien dirawat, 3 pasien sembuh, dan 5 pasien meninggal dunia.

Di sisi lain,  Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus akan segera melakukan lelang tahap kedua untuk pengadaan alat kesehatan pada pekan depan.

Kepala Bidang P‎encegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Nasiban menjelaskan, ‎pelaksanaan lelang tahap kedua itu untuk memenuhi alat kesehatan yang belum terpenuhi.

"Yang masih ‎kurang pengadaan rapid test, masker N95, masker bedah, yang baru sekitar 15 persen terpenuhi," jelas Nasiban.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved