Berita Pati
Bupati Haryanto Izinkan Perantau Korban PHK Mudik ke Pati, Harus Bawa Surat Pengantar
Bupati Pati Haryanto mengatakan, pihaknya akan menerima perantau asal Pati yang terpaksa mudik karena mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, PATI – Bupati Pati Haryanto mengatakan, pihaknya akan menerima perantau asal Pati yang terpaksa mudik karena mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
Syaratnya, harus ada surat pengantar dari pemerintah di tempatnya bekerja.
“Akan kami terima, tapi langsung dirapid test dan diisolasi 14 hari."
"Pemkab yang akan menanggung biaya makan selama masa isolasi,” jelas Haryanto di Pendopo Kabupaten Pati usai melakukan konferensi video bersama Gubernur Ganjar Pranowo, Rabu (6/5/2020).
• BMKG Keluarkan Peringatan Tingkat Bahaya Ultraviolet Sinar Matahari UV 7 Mei, Panduan Waktu Berjemur
• BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Hujan Lebat Angin Kencang dan Petir 7-8 Mei 2020
• Karyanya Melegenda, Ini Foto-foto Rumah Megah Didi Kempot di Solo, Dekat dengan Pak Jokowi
• Achmad Purnomo Siapkan Surat Pengunduran Diri, Segera Dikumpulkan ke PDI
Hal tersebut, lanjut Haryanto, telah ia lakukan ketika Minggu (3/5/2020) kemarin ada 17 pekerja asal Pati yang terpaksa pulang karena diberhentikan dari tempat kerjanya di Bali.
Begitu para pekerja tersebut tiba di Terminal Kembang Joyo, mereka langsung disambut tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pati.
Seketika itu pula, dilakukan rapid test pada mereka, hasilnya negatif.
Tak hanya itu, mereka juga difasilitasi Pemkab Pati untuk menjalani karantina di The Safin Hotel.
“Kalau pulangnya terang-terangan dan sesuai aturan ya pasti kami terima dan kami terapkan protokol kesehatan Covid-19,” ujar Haryanto.
Saat ini, sebut dia, dalam basis data Covid-19 Kabupaten Pati, terdapat 20.091 orang pemudik.
Namun, tidak seluruhnya mendapat fasilitas karantina dari Pemkab Pati.
Sebagian besar diminta isolasi mandiri di rumah.
“Kalau semua dikarantina (di tempat yang disediakan Pemkab), jelas tidak mungkin."
"Memang harus ada yang isolasi mandiri di rumah, tapi tetap diawasi tenaga kesehatan,” terang Haryanto.
Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan bahwa ada tiga pasien positif Covid-19 asal Pati yang telah sembuh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bupati-pati-haryanto-di-pendopo-kabupaten-pati.jpg)