Didi Kempot Meninggal
Inilah Sosok Yan Vellia Istri Didi Kempot yang Terpaut Usia 15 Tahun, Berawal Teman Duet Manggung
Hubungan antara Didi Kempot dan Yan Vellia berawal dari teman duet manggung berakhir menjadi cinta dan pernikahan.
Hal tersebut karena selama ini kehidupan keluarga Didi Kempot memang dari orang yang tidak kekurangan.
Namun, ia tak ingin mengekor keberhasilan sang ayah ataupun kakanya.
Sampai suatu saat, kemampuan bernyanyi Didi Kempot dilirik oleh seorang produser bernama Pompi, mantan personel No Koes.
Di tahun 1994, Didi Kempot akhirnya diajak rekaman album kompilasi dengan Batara Group dari Suriname.
Sukses dengan Batara Group, akhirnya Didi Kempot memutuskanutnuk bersolo karir dengan merilis album pertamanya berjudul "Stasiun Balapan" pada tahun 1999.
Kembalinya Didi Kempot ke Indonesia ternyata membuat kariernya semakin populer. Hal itu dibuktikan dengan keluarnya lagu-lagu baru di awal 2000-an.
Nama Didi Kempot kembali meroket setelah mengeluarkan lagu Kalung Emas pada 2013 lalu.
Kemudian pada 2016, penyanyi asal Solo tersebut mengeluarkan lagu Suket Teki. Lagu tersebut juga mendapatkan apresiasi yang tinggi dari warga Indonesia.
Sekarang ini ia menjadi idola generasi milenial yang akrab dengan media sosial.
Sebagai penyanyi senior, Didi Kempot memperlakukan penggemar layaknya sahabat.
Dia bahkan tidak ragu mengajak penggemarnya bernyanyi bersama di atas panggung.
Dia juga sering memberikan motivasi kepada penggemarnya agar tidak menyerah untuk berkarya.
Kini, penyanyi kondang asal Solo, Jawa Tengah, itu mendapat gelar "The Godfather of Broken Heart" alias Bapak Patah Hati Nasional.
Julukan itu didaulat oleh kalangan muda kepada Didi Kempot karena kepiawaiannya membawa pendengar larut dalam emosi ketika mendengarkan lantunan lagunya.
Biografi Yan Vellia