Virus Corona Jateng
Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Tegaskan Masyarakat Wajib Patuhi Protokol Kesehatan
Kepala dinas kesehatan Kota Semarang, M Abdul Hakam berharap masyarakat terutama di Kota Semarang sadar akan bahaya virus corona atau covid-19.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kepala dinas kesehatan Kota Semarang, M Abdul Hakam berharap masyarakat terutama di Kota Semarang sadar akan bahaya virus corona atau covid-19.
Menurutnya, jika semua masyarakat tertib mrnjalankan protokol kesehatan sesuai dengan yang disosialisasikan pemerintah, maka upaya memutus rantai penyebaran virus corona bisa segera terselesaikan.
"Ya masyarakat harus sadar dan paham.
• Pilu, Bocah 8 Tahun Dijemput untuk Karantina: Pakaian yang Dibawa Menyembul dari Kresek Indomaret
• Seisi Sidang Pembunuhan Hakim Jamaluddin Tertawa Dengar Saran Sopir ke Zuraida Hanum, Ada Fakta Baru
• Viral Munculnya Fenomena Dukhan Tanda Kiamat Jumat 8 Mei 2020, Ini Komentar MUI
• Punya Minimarket Pribadi di Rumahnya, Ruben Onsu tempatkan 2 Pegawai untuk Menjaga Stok
Bahwa kalau masyarakat itu tidak melakukan protokol kesehatan, jaga jarak, cuci tangan, sering keluar.
Tidak bakal selesai.
Makanya tiga hal tersebut harus benar-benar kita pahami," kata Abdul Hakam kepada Tribunjateng.com, Kamis (7/5/2020).
Adapun pada Kamis ini, berdasarkan data pada website www.siagacorona.semarangkota.go.id, saat ini jumlah pasien positif corona di Kota Semarang ada di angka 76 pasien yang di rawat, kemudian untuk orang dalam pantauan (ODP) 461 orang, dan pasien dalam pengawasan (PDP) 256 orang.
Hakam menambahkan, saat ini yang menjadi harapan agar rantai penyebaran virus corona segera putus saat ini yakni dari masyarakat itu sendiri.
"Karena sekarang yang menjadi harapan adalah masyarakat sendiri, bukan kami. Kami justru di garda terakhir.
"Kalau kami beberapa bulan disibukkan dengan kegiatan yang sifatnya pencegahan ataupun pelaksana, berbulan-bulan kita juga tidak akan mampu kalau kami hanya melakukan hal ini semuanya.
Makanya peran serta masyarakat sangat dibutuhkan sekali," pungkasnya. (arl)
• Disnakerin Kota Tegal: Karyawan Dirumahkan Wajib Dapat THR Keagamaan
• Ini Prakiraan Rob Jalan Nasional Pantura Demak 7 Mei 2020
• Hari ke-11 PKM, Petugas Pulangkan 25 Kendaraan yang Hendak Masuk Kota Semarang
• Dampak Virus Corona, Permintaan Kerupuk Rambak di Pegandon Kendal Turun hingga 60 Persen
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kepala-dinas-kesehatan-kota-semarang-moh-abdul-hakam.jpg)