Jumat, 22 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Demak

Pemkab Demak Pastikan Bansos Jaring Pengaman Sosial Akan Turun Pekan Ini

Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DinsosP2PA) Kabupaten Demak memastikan bantuan sosial dari program pemerintah akan turun mi

Tayang:
Penulis: Moch Saifudin | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/MOCH SAIFUDIN
Bupati Demak didampingi Kadinsos dan Wakadinsos di Halaman Pemkab Demak, Jumat (8/5/2020) 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DinsosP2PA) Kabupaten Demak memastikan bantuan sosial dari program pemerintah akan turun minggu ini.

Kepala DinsosP2PA, Eko Pringgo Laksito mengatakan, bantuan sosial tunai dari Kemensos sejumlah 23 ribu KK, sudah turun melalui virtual acoount sebesar 5 ribu, lalu 18 ribu KK melalui PT Pos dijadwalkan Selasa, diawali Kecamatan Bonang.

"Iya, yang Rp 600 ribu itu," jelasnya di Halaman Pemerintah Kabupaten Demak, Jumat (8/5/2020).

Viral Video Gubernur Ganjar Minta Sekda Blora Mundur, Ada Apa?

Viral Kisah Ali 3 Tahun Jadi ABK Kapal Tuna Jepang, 10 Jam Berdiri Angkat Ikan 200 Kilogram

Pilu, Bocah 8 Tahun Dijemput untuk Karantina: Pakaian yang Dibawa Menyembul dari Kresek Indomaret

Munadi Loncat dari Kasur Sambil Teriak Allahu Akbar saat Angin Puting Beliung Terjang Rumahnya

Ia menjelaskan program bantuan sosial tersebut diantaranya dari Kemensos, Provinsi, Kabupaten, dan Desa.

Lanjutnya, sejumlah 94 ribu KK sudah mulai menggesek, ambil sembako di agen sembako.

"53 ribu KK program keluarga harapan (PKH) sudah gesek,"imbuhnya.

Ia menyebut, program PKH sebelumnya 3 bulan sekali, adanya dampak covid 19 menjadi satu bulan sekali.

Ia menambahkan, Jaring Pengaman Sosial (JPS) dari Pemkab Demak, sebanyak 29.671 KK siap disalurkan kepada masyarakat pekan ini.

"Perluasan program sembako yang 41 ribu KK, insyaAllah juga minggu depan.

Ini sedang migrasi dari pihak bank," jelasnya.

"Sebelum lebaran, semuanya harus sudah cair," imbuhnya kemudian.

Ia menambahkan, bantuan langsung tunai (BLT) dana desa akan berjalan seiring dengan hal tersebut.

Ia menjelaskan, JPS dari Provinsi akan dilakukan proses percepatan.

Ia berpesan kepada masyarakat, agar menolak bantuan bagi yang merasa tak perlu.

"Mohon bagi masyarakat yang merasa mampu, mohon ditolak.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved