Didi Kempot Meninggal
20 Penyanyi Suriname Membuat Video Tribute to Didi Kempot, Nyanyi Layang Kangen: Hati Kami Ambyar
Sekurangnya 20 penyanyi dan entertainer Suriname membuat klip video tribute to almarhum Didi Kempot.
Keduanya entertainer dan pekerja seni terkenal di negara itu. Menurut Murni, ide itu datang beberapa hari lalu di tengah pembatasan sosial akibat pandemi Covid-19.
"Akhirnya kita semua rekam pake alat masing-masing dari rumah, lalu disatukan, dan jadilah klip video ini," jelas perempuan yang empat tahun tinggal di Kota Yogya ini.
RC Creative Media milik Riviano Towikromo bertindak sebagai produser dan editor klip video ini.
Pengantar video masih dalam bahasa Belanda.
Ke-20 penyanyi dan seniman berbagai usia yang menyumbangkan suaranya di klip video ini adalah Ritchie dan Debby, Romario dan Clarence.
Berikutnya Xaviera Ramatanssing, Riste Pawiroredjo, Bryan Munstlag, Mantje Karso, Maroef Amarstam, Patrick Amatrais, dan Lilian Tardjo.
Selanjutnya ada Emmely Kartoredjo, Aldrich dan Richard, Angracia Sowidjojo, Fernando Soerowintono, Elton Sodikromo, Anthea dan Gerogy Nojoredjo.
Tiga penyanyi terakhir yang turut bergabung Trees Ralim, Dyantie Legiman, dan Jurmic Partodongso.
Murni Dasai menjelaskan, gagasan itu spontan saja. Semua disatukan oleh perasaan sedih mendalam atas meninggalnya Didi Kempot.
"Jadi di sini mas Didi populernya mainstream. Waktu berita duka baru keluar banyak orang yang shock," kata Murni yang terakhir berjumpa Didi Kempot September-Oktober 2018.
Waktu itu ada "Konser Layang Kangen Didi Kempot" di Paramaribo, Suriname. Murni Dasai dipercaya jadi host atau MC saat pertunjukan itu.
Didi Kempot yang sekurangnya sudah 10 kali menggelar pertunjukan di Suriname, tidak hanya populer sosoknya.
Tapi ia punya pengaruh ke anak-anak muda di sana.
"Gara-gara Mas Didi, banyak anak muda jadi tertarik belajar bahasa Jawa.
Nyanyi lagu Jawa juga," kata Murni yang suaminya studi S2 dan S3 di Pascasarjana UGM.