Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Didi Kempot Meninggal

20 Penyanyi Suriname Membuat Video Tribute to Didi Kempot, Nyanyi Layang Kangen: Hati Kami Ambyar

Sekurangnya 20 penyanyi dan entertainer Suriname membuat klip video tribute to almarhum Didi Kempot.

Editor: galih permadi
ISTIMEWA
Penyanyi dan entertainer Suriname membuat klip video tribute to almarhum Didi Kempot 

Tentang mengapa dalam klip video ini memilih tembang Layang Kangen, Murni menerangkan, alasannya sangat sederhana.

Pertama, lagu itu sangat populer di Suriname. Kedua, latar belakang terciptanya tembang itu menurut Murni sangat menyentuh hati.

"Waktu saya dan co-MC interview ama mas Didi sebelum show 2018 diadakan, saya tanya apa alasanny Mas Didi nulis lagu yang begitu sedih dan bikin nangis," ungkap manajer pusat kebugaran ini.

"Saya kira dia ada pacar yang dia kangen atau gimana, lalu Mas Didi jawab, karena waktu itu jadi pengamen di Jakarta, terus karena lapar, dia kangen ama orangtuanya di Solo," imbuh Murni.

Dikutip Selasa (5/5/2020) dari laman media Suriname berbahasa Belanda, https://www.starnieuws.com/, Didi Kempot terakhir menggelar tur spesial di negara itu pada akhir September 2018.

Sebuah laporan berita media itu menunjukkan saat Didi Kempot menemui Menteri Tenaga Kerja Suriname, Soewarto Mustadja, satu di antara banyak tokoh Jawa Suriname.

Penyanyi asal Solo, Jawa Tengah itu menggelar konser di Suriname bertajuk “Layang Kangen”.

Didi Kempot mencipta sejumlah lagu berlatar Suriname, antar lain Angin Paramaribo, Kenyo Suriname, dan terbaru Kangen Nickerie, nama sebuah distrik di negara itu.

Menurut Mustadja, Didi Kempot telah berkontribusi memperkuat ikatan dan persaudaraan keturunan Indonesia dengan kelompok-kelompok lain dalam masyarakat majemuk Suriname.

Starnieuws, Didi Kempot disebut berasal dari Solo, Jawa Tengah, tempat para pekerja kontrak Jawa berasal.

Kunjungan Didi Kempot ke Menaker Suriname ini sebagai usahanya menunjukkan rasa terima kasihnya atas dukungan yang ia terima dari Mustadja sejak 1990-an.

Duta Besar Indonesia untuk Suriname, Dominicus Supraktikto, juga hadir pada audiensi ini.

Pada tahun 90-an, Mustadja membuat tembang-tembang karya Didi Kempot popular melalui radio bangsa Jawa di Amsterdam.

Lagunya menjadi hits di antara komunitas Jawa di sana. Setelah tenar di Amsterdam, lagu-lagu Didi Kempot menyeberang ke komunitas Jawa Suriname.

Keping cakram (CD) penyanyi itu dibawa ke pasar Suriname dengan kolaborasi Pasta Music di bawah arahan Pat Amatmarwan dari Alkmaar.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved