Berita Solo

Daging Babi Dipasok dari Solo Diolah Mirip Sapi Dijual di Bandung, Polisi: Kami Belum Selidiki

Polresta Solo sampai saat ini belum menerima tembusan secara langsung terkait kasus penjualan daging babi yang diolah menyerupai daging sapi di Kota B

tribunjateng/dok
FOTO ILUSTRASI 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Polresta Solo sampai saat ini belum menerima tembusan secara langsung terkait kasus penjualan daging babi yang diolah menyerupai daging sapi di Kota Bandung.

Kasus yang ditangani oleh Polresta Bandung ini menangkap empat pelaku, dua di antaranya disebutkan warga Solo.

"Sampai dengan saat ini kami dari Polresta Surakarta belum menerima informasi itu secara langsung. Artinya dari Polresta Bandung yang lakukan penyidikan belum koordinasi dengan kami menyampaikan apakah sumbernya dari Solo atau tidak," kata Wakapolresta Solo AKBP Iwan Saktiadi, Selasa (12/5/2020).

 Sehingga, lanjutnya, pihaknya belum dapat mempublikasikan apakah memang dipasok dari Solo.

Tujuh Pemudik Terjaring Razia, Langsung Dibawa ke Graha Wisata Solo

Kisah Mbah Tasirah, Warga Demak Tinggal di Kandang Kambing Bersama Cucu

Dinkes Lakukan Rapid Test di Pasar Tradisional, 2 Orang di Pasar Peterongan Semarang Positif Corona

Dinkes Lakukan Rapid Test di Pasar Tradisional, 2 Orang di Pasar Peterongan Semarang Positif Corona

"Karena memang saat ini tidak ada konfirmasi hal tersebut atau permohonan bantuan yang melakukan penyidikan atau yang melakukan pengungkapan tersebut ke kami," katanya.

Konferensi pers pengungkapan penjualan daging babi di Bandung.
Konferensi pers pengungkapan penjualan daging babi di Bandung. (Tribun Jabar/Lutfi Ahmad M)

Jika memang ada tembusan secara resmi ke pihaknya, lanjut Iwan, pihaknya akan melakukan pendalaman modus kasus tersebut.

Iwan yang juga sebagai Ketua Tim Satgas Pangan Polresta Solo mengatakan, pihaknya telah memastikan jika saat ini kebutuhan pokok di Kota Solo masih aman berikut harganya. Indikasi kecurangan dalam modus penjualan daging pun belum ditemui oleh pihaknya.

"Kami juga belum temukan indikasi kelangkaan daging," lanjutnya.

Dilansir dari Kompas.com, Polresta Bandung sebelumnya menangkap empat pelaku pengedar daging babi yang menyerupai daging sapi.

Keempat yakni T(54), MP (46), AR (38), dan AS (39). Pelaku T dan MP disebut warga asal Solo. Stok daging babi yang dijual di sana pun disebut pasokan dari Solo.

Daging babi yang katanya didatangkan dari Solo dengan harga Rp 45 ribu. Daging tersebut dijual di Pasar Baleendah, Banjaran, dan Majalaya.(*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved