Berita Pati

Pandemi Corona, SMAN 2 Pati Ganti Bazar Ramadan dengan Kegiatan Ini

Dalam rangka menyemarakkan Ramadan sekaligus memperingati Hari Pendidikan Nasional 2020, SMAN 2 Pati menyelenggarakan kegiatan bertajuk "SMAN 2 Pati P

Tribun Jateng/Mazka Hauzan Naufal
Kepala SMAN 2 Pati Budi Santosa menyerahkan paket sembako pada warga terdampak pandemi corona, Rabu (13/5/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Dalam rangka menyemarakkan Ramadan sekaligus memperingati Hari Pendidikan Nasional 2020, SMAN 2 Pati menyelenggarakan kegiatan bertajuk "SMAN 2 Pati Peduli Tanggap Darurat Covid-19".

Penanggungjawab Kegiatan, Setyo Harsono, mengatakan bahwa kegiatan sosial ini merupakan pengganti dari kegiatan Bazar Ramadan yang rutin digelar SMAN 2 Pati selama 20 tahun.

"Karena ada pandemi corona, kami kemas kegiatan ini bukan dalam bentuk bazar sosial, melainkan terdapat tiga macam kegiatan. Kegiatannya yaitu aksi bagi masker untuk pengguna jalan, pembagian paket sembako bagi warga terdampak Covid-19, serta santunan bagi anak yatim dan fakir miskin," jelas dia di SMAN 2 Pati, Rabu (13/5/2020).

Video Viral Perkelahian Anak di Semarang Diduga Direkam Orangtua

Lembah Para Raja, Persemayaman Jasad Firaun yang Dibongkar Para Pencari Harta Karun

Pasien Positif Corona Kota Pekalongan, Terjangkit Setelah Anak Baru Mudik dari Jakarta

Kapolda Jateng Perintahkan Perketat Pos Pantau di Perbatasan Brebes Jelang Tradisi Mudik

Terkait aksi bagi masker, Setyo mengatakan, pihaknya sekaligus mengedukasi masyarakat sebagai upaya mendukung imbauan pemerintah untuk beraktivitas dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Masker yang kami bagikan ada sebanyak 500. Khususnya kami berikan pada pengguna jalan yang belum memiliki kesadaran menggunakan masker," ungkap dia.

Adapun dalam kegiatan pembagian sembako, terdapat 320 paket yang dibagikan. Masing-masing berisi beras, minyak, gula, teh, dan kecap. Sumber dana pengadaan sembako ini ialah saldo Bazar Ramadan sebelumnya dan infak para siswa.

Dalam kegiatan santunan bagi anak yatim dan fakir miskin, terdapat 420 penerima. Terdiri atas 170 siswa yang masing-masingnya mendapat Rp 100 ribu dan 250 non-warga sekolah yang masing-masing menerima Rp 150 ribu.

"Dana yang terkumpul itu berasal dari swadaya bapak-ibu guru, karyawan, dan alumni," ujar Setyo. (Mazka Hauzan Naufal)

Presiden Jokowi Sudah Teken Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan di Tengah Pandemi Corona

Baznas Jateng Salurkan Santunan Rp 2,3 Miliar untuk Santri yang Tidak Mudik

PGN Salurkan Bantuan untuk Dapur Umum dan Komunitas Pengguna Gas Transportasi

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved