Kamis, 14 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Santriwati Malang Dibunuh Pacar Gegara Cemburu Lihat Status Whatsapp Korban, Leher Ditusuk Gunting

Remaja putri AL (17) yang dibunuh kekasihnya lantaran dibakar api cemburu yang mayatnya ditemukan di pintu air Sipon Kepanjen, Malang

Tayang:
Editor: galih permadi
surya/Erwin Wicaksana
HYS tertunduk lesu saat dipaparkan dalam rilis di Polres Malang, Senin (18/5/2020). Tampak barang bukti gunting yang digunakan tersangka untuk menghabisi nyawa pacarnya. 

TRIBUNJATENG.COM - Seorang santriwati tewas dibunuh pacarnya sendiri.

Remaja putri AL (17) yang dibunuh kekasihnya lantaran dibakar api cemburu yang mayatnya ditemukan di pintu air Sipon Kepanjen, Malang adalah salah satu santri Pondok Pesantren (Ponpes) di Kabupaten Malang.

Itu terungkap dari pengakuan pelaku, HYS (17).

Polisi Tangkap Pembunuh Gadis Yatim Piatu di Dongos Jepara saat Sholat, Wajah Pelaku Viral di Medsos

Fakta Baru Ternyata Bocah Penjual Gorengan Nyaris Tiap Hari Dibully, Polisi Duga Ini Alasan Pelaku

Viral Beredar Foto Pria Bully Bocah Penjual Gorengan Pakai Kaus PLN: Bukan Pegawai Kami

Viral Mualaf Koh Steven Jual 2 Rumah, 7 Mobil, & 3 Motor Moge Belasan Miliar Bantu Korban Corona

"Saat ini dia (AL) masih mondok, saya  lulusan SMP.

Kami pacaran baru dua bulan.

Memang kemarin-kemarin itu jarang ketemu," ungkap HYS saat diamankan di Polres Malang, Senin (18/5/2020).

Tersangka mengakui jika dirinya yang menghilangkan nyawa kekasihnya itu.

Ia nekat menghabisi nyawa kekasihnya setelah melihat postingan status WhatsApp AL dengan lelaki lain.

"Emosi saya tak terbendung.

Akhirnya saya tusuk lehernya dua kali dengan gunting," beber remaja asal Kepanjen itu.

Tanpa berpikir panjang, remaja yang memiliki banyak tatto di tubuhnya itu kemudian menusuk leher kekasihnya hingga tewas di pintu air Sipon Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (16/5/2020) sore.

"Saya emosi melihat story pacar dengan unggahan foto bersama selingkuhannya.

Ada caption Love," ujar HYS saat digelandang menuju  ruang penyidik Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Malang, Senin (18/5/2020).

Emosi HYS yang tak terkendali akhirnya membuat AL menemui ajalnya.

Leher cewek asal Kromengan, Kabupaten Malang terluka parah akibat ditusuk dua kali oleh HYS dengan menggunakan gunting.

Sumber: Surya
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved