Bocah Penjual Gorengan Dibully

Fakta Baru Ternyata Bocah Penjual Gorengan Nyaris Tiap Hari Dibully, Polisi Duga Ini Alasan Pelaku

Kasus seorang bocah penjual jajanan jalangkote mendapat perundungan dari sekelompok pemuda di Pangkep, Sulawesi Selatan, menjadi viral di media sosial

Editor: galih permadi

TRIBUNJATENG.COM - Bocah penjual gorengan ternyata hampir setiap hari dibully oleh sekelompok pemuda.

Polisi menduga perundungan dilakukan lantaran RL bertubuh gemuk.

Kasus seorang bocah penjual jajanan jalangkote mendapat perundungan dari sekelompok pemuda di Pangkep, Sulawesi Selatan, menjadi viral di media sosial.

Pelaku Bullying Bocah Penjual Gorengan Disebut Karyawan PLN, Ini Faktanya

RL Bocah Penjual Gorengan yang Dibully Tergolong Anak Berkebutuhan Khusus, Pelaku Ditangkap Polisi

Saat Pulang, Bocah Penjual Gorengan yang Dibully Ciumi Adiknya: Maaf Tak Bisa Belikan Popok Lagi

Viral Foto Patung Didi Kempot Akan Dipasang di Stasiun Balapan Solo, Ini Faktanya

Setelah ditelusuri, korban bully berinisial RL (12), warga Jl Batu Merah, Kelurahan Tala, Kecamatan Tala.

Menurut polisi,  berdasar keterangan yang diperoleh, RL mendapat aksi perundungan hampir setiap hari saat dirinya berjualan.

“RL memang dari keluarga tidak mampu, jadi dia harus membantu ayah dan ibunya mencari nafkah. Ya saat mencari nafkah itulah, RL sering di-bully dan dia tetap sabar hadapi orang-orang,” kata Paur Humas Polres Pangkep, Aiptu Agus Salim, saat dikonfirmasi, Senin (18/5/2020).

Agus menjelaskan, saat ini para pelaku perundungan telah diamankan di Polres Pangkep.

Satu orang bernama Firdaus (26), warga Jalan Tanete, Kelurahan Bonto-bonto, Kecamatan Ma'rang, yang melakukan pemukulan terhadap RL masih menjalani pemeriksaan.

Sementara itu, tujuh orang lainnya yang terekam video saat aksi tersebut terjadi, juga telah diperiksa sebagai saksi.

“Kasus ini masih dalam pemeriksaan penyidik Polres Pangkep.

Sebentar akan diumumkan status kasus ini dan tersangkanya,” ungkapnya.

“Kasihan, sering di-bully oleh kelompok pemuda maupun anak-anak saat dia keliling berjualan jalangkote.

Mungkin karena tubuhnya yang gemuk sehingga mendapat perlakuan itu.

Tapi, kali ini sungguh kelewatan kelompok pemuda Firdaus yang kini sudah diamankan polisi,” ungkap Agus.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved