Berita Jateng

Kader PAN Kota Tegal Sebut Amien Rais Sengkuni Bikin Kisruh Internal, PAN Jateng: Harus Ada Sanksi

Pernyataan Wakil Bendahara Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) yang juga anggota DPRD Kota Tegal, Tengku Rizki Aljupri, menyulut ketegangan

KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Amien Rais di Rakernas V PAN yang digelar di Hotel Milennium, Tanah Abang, Jakarta, Sabtu (7/12/2019). 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Pernyataan Wakil Bendahara Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) yang juga anggota DPRD Kota Tegal, Tengku Rizki Aljupri, menyulut ketegangan kader PAN lain.

Para loyalis mantan Ketua Dewan Kehormatan PAN itu merasa apa yang dibicarakan yakni mengaitkan Amien Rais dengan sengkuni tidak lah pantas.

Wakil Ketua DPW PAN Jateng, Agung Wisnu Kusuma, menuturkan bagaimana pun juga, Amien Rais merupakan sosok sentral partai yang harus dihormati lantaran pendiri sekaligus tokoh di partai berlambang matahari terbit tersebut.

Disebut Fadli Zon Ambil Alih Pekerjaan Tukang Parkir, Ganjar: Maaf Kalau Panjenengan Tak Berkenan

Viral Sosok Tante Ernie Tante Pemersatu Bangsa, Juga Dikomentari Hotman Paris

Kronologi 4 Warga Boyolali Buka Kain Kafan Jenazah Positif Corona, Belasan Orang pun Isolasi Mandiri

Viral Ular Piton Raksasa Bergelantungan di Atap Rumah Warga, Melahap Bulat-bulat Seekor Posum

Wakil Bendahara Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) yang juga anggota DPRD Kota Tegal, Tengku Rizki Aljupri.
Wakil Bendahara Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) yang juga anggota DPRD Kota Tegal, Tengku Rizki Aljupri. (Dok DPRD Kota Tegal)

"DPP sudah minta maaf soal kasus itu. Saya harap tidak cukup di situ. Harus ada sanksi. Harus ada teguran keras untuk Rizki Aljupri karena tidak sekali ini saja dia bikin kegaduhan," kata Agung, Selasa (19/5/2020).

Sanksi yang bisa diberikan, kata dia, agar kader tidak asal 'njeplak' yakni sanksi pencopotan sebagai anggota dewan dari Fraksi PAN.

Sanksi lain bisa saja dicopot dari kepengurusan partai di DPP.

"Jika DPP betul-betul serius menyelesaikan kasus ini, Rizki harus diberikan sanksi. Jika hanya minta maaf lalu berlalu, artinya DPP tidak serius," tegasnya.

Istilah sengkuni berawal dari mundurnya Hanafi Rais dari PAN. Serta munculnya sinyal akan adanya partai baru yang dibentuk Amien Rais dan pendukungnya.

Rizki Aljupri menyebut orang yang akan bergabung pada partai baru tersebut merupakan sekelompok orang yang tak dapat menerima kekalahan saat Kongres PAN Februari lalu di Kendari.

Bahkan, Rizki yang juga merupakan Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Tegal itu menilai, PAN justru bersyukur dengan keluarnya beberapa orang tersebut.

Halaman
1234
Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved