Berita Viral

109 Tenaga Medis Dipecat , Pihak RSUD Ogan Ilir: Mereka Tetap Mogok Meski Tuntutan Sudah Dipenuhi

"Tidak masuk kerja, dari hari Jumat (15 Mei 2020) sampai Selasa. Padahal sudah sempat kita beri surat panggilan,"

SRIPOKU COM/RESHA
Para honorer tenaga kesehatan saat mendarangi gedung DPRD Ogan Ilir. 

TRIBUNJATENG.COM, PALEMBANG - Dalam kondisi wabah Covid-19 atau Virus Corona saat ini, 109 orang tenaga honor kesehatan yang bekerja di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ogan Ilir dipecat.

Dr. Andries Lionardo, SIP, M.Si selaku Dosen FISIP Universitas Sriwijaya menganggap bahwa wajar apabila kepala daerah melakukan pergantian tenaga medis, yang mungkin dirasakan kurang responsif dalam penanganan Covid-19.

Hal ini terkait dengan evaluasi kebijakan SDM implementor, yang mana tenaga medis seharusnya diminta untuk bekerja secara cepat dan tanggap.

Kepala daerah ingin para tenaga bekerja dengan sikap yang melayani kepada masyarakat.

Tetap Memeluknya saat Meregang Nyawa, Terungkap untuk Siapa Seikat Bunga yang Dibawa Okta

109 Tenaga Medis yang Mogok Kerja Dipecat, Pihak RSUD Ogan Ilir: Ya, Keputusan di Tangan Pak Bupati

2,5 Jam Mencari Rumah Bu Imas, Anggota DPR Ini Tak Kuasa Menahan Sedih saat Sampai, Ini Janjinya

Promo Superindo Hari Kerja 18-21 Mei 2020, Khong Guan Diskon 50 Persen, Ini daftar Lengkapnya

"Covid-19 ini bisa diatasi dengan pejabat dan petugas yang memiliki visi pelayanan," ujarnya saat dihubungi via Whatsapp, kamis (21/05/2020).

Namun, kebijakan reposisi ini akan bermasalah apabila tidak berbasis pada data dan fakta yang berkaitan dengan kinerja para tenaga medis di lapangan.

Selain itu, harus adanya pemenuhan hak para tenaga medis yang harus dipenuhi oleh para kepala daerah, seperti APD dan insentif yang mencukupi.

"Tidak bisa di dengan dasar like atau dislike belaka, harus tanggap karena penanganan Covid-19 ini urgent," ujarnya.

Pada beberapa hari yang lalu, sebelum adanya kabar pemecatan, sejumlah tenaga medis honorer di RSUD Ogan Ilir melaporkan polemik yang tengah mereka hadapi dengan manajemen rumah sakit ke DPRD Ogan Ilir.

Sebelumnya, ratusan tenaga medis dipecat ini karena dianggap mangkir dari tugas.

Halaman
1234
Editor: muslimah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved