Berita Demak

DPRD Demak Sayangkan Bupati Tak Fokus Penanganan Rob: Sudah Bertahun-tahun Tidak Jadi Prioritas

DPRD Kabupaten Demak rekomendasikan Bupati mempunyai perhatian khusus soal penanganan banjir rob sebagai skala prioritas utama.

Tribun Jateng/ Moch Saifudin
Rapat paripurna DPRD Demak beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - DPRD Kabupaten Demak rekomendasikan Bupati mempunyai perhatian khusus soal penanganan banjir rob sebagai skala prioritas utama.

Ketua DPRD Demak, Fahrudiin Bisri Slamet menyebut, Kabupaten Demak seharusnya bisa menangani persoalan rob yang sudah berjalan bertahun secara komprehensif.

"Rob yang sudah berjalan bertahun tahun di Kabupaten Demak sudah seharusnya menjadi prioritas utama dari pemerintah Kabupaten Demak yang akan berakhir pada 2021 ini," jelasnya beberapa waktu lalu.

109 Tenaga Medis Dipecat , Pihak RSUD Ogan Ilir: Mereka Tetap Mogok Meski Tuntutan Sudah Dipenuhi

Tetap Memeluknya saat Meregang Nyawa, Terungkap untuk Siapa Seikat Bunga yang Dibawa Okta

Okta Tewas Terlindas Truk Tronton, Bunga dan Kue Ulang Tahun Pacarnya Berserakan Kena Cipratan Darah

Keringat Keluar Saat Tidur Malam? Bukan Karena Suhu Panas, Bisa Jadi Sebagai Tanda Sakit Ini

Dirinya mengusulkan, terkait penanganan rob ini bisa dikomunikasikan dengan provinsi dan pusat karena kalau ditangani oleh Kabupaten Demak tidak mampu secara mandiri.

Lanjutnya, bisa dikomunikasikan dengan Kota Semarang dan provinsi serta pusat.

"Kenapa Kota Semarang?

"Karena adanya pembangunan di Pelabuhan Semarang, akibatnya di Demak, dan juga berakibat di jalan pantura nasional," imbuhnya.

"Tinggal kemauan saja bagaimana Kabupaten Demak menangani rob yang sudah berlangsung bertahun tahun ini," jelasnya kemudian.

Ia mengatakan, mestinya bisa melakukan komunikasi sehingga itu bisa menjadi penanganan yang komprehensif.

Ia menyebut, banjir akibat rob atau air pasang laut ini yang selama ini tidak dianggap sebagai bencana, lanjutnya mestinya tidak atau termasuk bencana nasional, namun itu merupakan persoalan yang harus kita selesaikan.

"Bencana atau tidak, itu merupakan persoalan yang harus kita selesaikan, lantaran sudah berjalan bertahun tahun," jelasnya.

Ia menyebut, Kabupaten Demak harus mempunyai perhatian khusus dan menjadikan skala prioritas bagaimana menyelesaikan rob yang sekarang ada.

(ivo)

Harga Petai di Kota Tegal Naik Lagi, Per Papan Rp 8.000

Trans Semarang Tidak Beroperasi Selama Lebaran 24-25 Mei 2020

2 Pasien Positif Corona Kota Magelang Dinyatakan Sembuh 21 Mei 2020

Juliari Batubara Bersama Hendi Tinjau Penyaluran BST di Kota Semarang

Penulis: Moch Saifudin
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved