Berita Semarang
Bantu Pemkot Semarang, LSM Ini Blusukan Beri Masker ke Warga
Sejumlah LSM di Kota Semarang berbondong-bondong membantu pemerintah dalam mencegah meluasnya pandemi virus corona Covid-19.
Penulis: Akhtur Gumilang | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sejumlah LSM di Kota Semarang berbondong-bondong membantu pemerintah dalam mencegah meluasnya pandemi virus corona Covid-19.
Salah satunya seperti dilakukan DPC LSM Berjaya Kota Semarang yang rutin blusukan membagikan masker kain kepada warga.
Mereka blusukan lantaran masih banyak ditemukan warga tidak menggunakan masker saat keluar rumah.
• M Nuh Pemenang Lelang Motor Listrik Jokowi Rp 2,550 M Tidak Ditangkap, Ternyata Bukan Pengusaha
• 2,5 Jam Mencari Rumah Bu Imas, Anggota DPR Ini Tak Kuasa Menahan Sedih saat Sampai, Ini Janjinya
• Tetap Memeluknya saat Meregang Nyawa, Terungkap untuk Siapa Seikat Bunga yang Dibawa Okta
• Luna Maya: Mungkin Buat Orang Gue Ini Busuk Banget, Tapi kok Gue Bahagia ya Sekarang?
Ketua DPC LSM Berjaya Kota Semarang, Ichwanto menerangkan, kegiatan blusukan membagikan masker kain secara gratis ke komplek-komplek warga ini telah dilakukan rutin selama tiga pekan terakhir ini.
"Kali ini, sudah pekan ketiga bagi-bagi masker di wilayah Kecamatan Banyumanik karena sekretariat kita berada di Kelurahan Banyumanik.
Tiap kegiatan, kami membagikan 100 masker secara gratis ke rumah-rumah warga di Banyumanik," ujar Ichwanto di sela kegiatan di Jalan Srondol, Banyumanik kepada Tribunjateng.com, Kamis (21/5/2020) kemarin.
Selain membagikan masker, pihaknya juga turut memberikan bingkisan takjil.
Mereka membagikan secara acak kepada warga sekitar yang ditemuinya saat bagi-bagi masker.
Ichwanto berharap, gerakan membagikan 100 masker ini bisa membantu pemerintah dalam menekan penyebaran virus corona.
Ke depannya, dia juga akan menggelar kegiatan serupa di kecamatan lainnya.
"Kita ini LSM baru yang bergerak di bidang UMKM.
Untuk sementara ini, bagi-bagi maskernya di wilayah Banyumanik dulu.
Rencananya, kami bakal menyisir setiap kecamatan dengan memberikan masker secara cuma-cuma," harapnya.
Selama tiga pekan rutin membagikan masker, dia menemukan tak sedikit warga masih mengabaikan anjuran pemerintah untuk memakai masker.
Tiap kegiatan, tambah Ichwanto, stok masker yang tersedia mesti sudah tersisa sedikit.