Jumat, 12 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Nasional

Benarkah Kutu Kucing Bisa Sebabkan Kematian Manusia seperti Kasus Balita Sragen? Ini Kata Dokter

Tapi apakah kutu kucing benar-benar dapat berakibat fatal pada manusia hingga menyebabkan kematian?

Tayang:
THINKSTOCK
Kutu kucing 

TRIBUNJATENG.COM - Tsamara Kumaira Maraba meninggal dunia setelah jari tangan kanannya membengkak akibat gigitan kutu kucing.

Balita asal Sragen, Jawa Tengah, itu sempat mengalami demam tinggi dan muntah.

Kejadian ini menarik perhatian.

Helmy Yahya: Kalau Mau Sukses Jangan Sombong, Kecuali Ahmad Dhani

Mudah-mudahan Meninggal Sama Bayinya Saat Melahirkan, Alasan Nikita Mirzani Benci Barbie Kumalasari

Inilah 4 Sosok Berpeluang Maju Pilpres 2024. Yunarto Wijaya: Biasanya Muncul Sosok Tak Terduga

Pernah Dipenjara, Ini Profil & Biodata Ruslan Buton Eks Kapten TNI AD yang Viral Minta Jokowi Mundur

Tapi apakah kutu kucing benar-benar dapat berakibat fatal pada manusia?

Dokter hewan sekaligus pengajar di Fakultas Kedokteran Hewan Universitasa Nusa Cendana Kupang, drh. Yeremia Yobelanno Sitompul M.Sc menjelaskan, pada tubuh hewan peliharaan seperti kucing, sering ditemukan ektoparasit.

Ektoparasit ini ada empat jenis yaitu kutu, tungau, pinjal, dan caplak.

Namun, masyarakat umumnya menyebut keempatnya dengan istilah yang sama yakni kutu.

Dia menjelaskan, berdasarkan pengetahuan mengenai hewan, ketika parasit mengigit ada tiga kemungkinan yang bisa terjadi.

Sushi, kucing Justin Bieber yang kabur dari rumah selama hampir satu bulan.
Ilustrasi kucing (KOMPAS.COM/Instagram/Justin Bieber)

Pertama, umumnya menyebabkan alergi.

Lalu bisa juga terjadi infeksi sekunder, di mana luka akibat gigitan menjadi pintu masuk bagi bakteri ke tubuh.

Atau parasit itu sendiri ketika mengigit memang sedang membawa bakteri.

"Jadi (kalau parasit tak membawa bakteri) mentok-mentok efeknya gatal-gatal saja kayak digigit nyamuk," katanya kepada Kompas.com, Jumat (29/5/2020).

Terkait kasus meninggalnya balita di Sragen, kata Yeremia, jika ingin mendapatkan kepastian penyebabnya maka perlu diketahui apakah benar-benar meninggal karena gigitan kutu kucing.

Jika benar, perlu juga untuk memeriksa jenis apa yang mengigit balita tersebut.

Jika memang telah dinyatakan oleh dokter bahwa gigitan kutu dari kucing yang menyebabkan kematian, salah satu jenis kutu yang dapat menyebabkan penyakit zoonosis, penyakit menular dari hewan ke manusia, adalah pinjal Ctenocephalides felis.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved