Berita Jateng
Pertashop, Bentuk Komitmen Pemerintah dan Pertamina Tingkatkan Ekonomi Desa
Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung program pemerataan energi di pedesaan, PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region IV bekerjasam
Penulis: Ruth Novita Lusiani | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung program pemerataan energi di pedesaan, PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region IV bekerjasama dengan pemerintah daerah telah membangun 10 unit Pertashop yang tersebar di 10 titik pedesaan di Jawa Tengah.
Pembangunan Pertashop tersebut dalam rangka menindaklanjuti Nota Kesepahahaman antara Pemerintah Pusat dan PT Pertamina (Persero) beberapa waktu yang lalu.
Pjs General Manager Pertamina MOR IV, Teuku Johan Miftah, mengatakan bahwa Jumlah tersebut akan terus bertambah sesuai dengan kesiapan Pertamina serta sarana dan prasarana desa di wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.
• BREAKING NEWS: Tanah Longsor Tutup Tol Ungaran Arah Semarang, Kendaraan Keluar di Exit Toll Ungaran
• BREAKING NEWS: Mati Lampu Terjadi di Sebagian Wilayah Jawa Tengah
• Ini 16 Daerah yang Alami Mati Lampu di Jateng pada Sabtu Tengah Malam
• Viral Warung Makan Jual Ikan Gurame 3 Porsi Rp 1,3 Juta
“Meskipun telah ditargetkan, pendirian Pertashop juga harus memperhatikan aspek HSSE, alur pasokan BBM dan proses instalasi di desa tujuan.
Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintahan desa setempat agar pembangunan pertashop tersebut akan optimal melayani masyarakat”, ujar Johan dalam keterangan pers tertulisnya, Kamis, (28/5/2020).
Terkait pasokan BBM ke Pertashop, dari kesepuluh titik yang telah dibangun, empat titik akan dipasok dari Integrated Terminal Semarang Group (Pengapon) yaitu di Desa Kalirejo, Kabupaten Pekalongan, Desa Selokarto, Kabupaten Batang, Desa Kancilan, Kabupaten Jepara dan Desa Singorojo, Kabupaten Kendal.
Untuk tiga titik akan dipasok dari Fuel Terminal Boyolali yaitu Desa Klewor dan Desa Juwangi di Kabupaten Boyolali dan Desa Karanglo di Kabupaten Karanganyar.
Sedangkan untuk tiga titik lainnya, dua titik dipasok dari Fuel Terminal Maos yaitu di Desa Punggelan, Kabupaten Banjarnegara dan Desa Limpakuwus, Kabupaten Banyumas serta satu titik dipasok dari Integrated Terminal Tegal yaitu Desa Talang, Kabupaten Tegal.
Johan menambahkan, untuk tahap awal, Kemendagri telah bersurat kepada seluruh Kepala Daerah untuk mendukung pembangunan Pertashop di seluruh Infonesia.
Pertashop merupakan salah satu sarana bagi masyarakat pedesaan untuk mendapatkan BBM secara mudah dengan kualitas yang baik.
“Pertamina berkomitmen untuk memeratakan penyediaan energi terutama BBM dan LPG hingga ke pedesaan.
Tentunya kami juga mengharapkan adanya Kerjasama yang baik antara Pertamina dan Pemerintah desa serta masyarakat agar penyaluran BBM melalui Pertashop ini berjalan optimal,” pungkas Johan. (Ute)
• Pola Konsumsi dan Produksi di Masyarakat Berubah Sejak Pandemi Virus Corona
• Menuju New Normal, Dinkes Jawa Tengah Tambah 26 Ventilator
• Arus Balik di Pantura Pekalongan, Polisi Tak Paksa Putar Balik Kendaraan yang Menuju Jabodetabek
• Meski Objek Wisata Tutup, Kawasan Tawangmangu Karanganyar Masih Dibanjiri Pelancong