Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Makassar

Petugas BPBD Berasa Kena Prank Peti Mati Hanyut di Sungai, Setelah Dibuka Isinya

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD berasa kena prank peti mati terhanyut di sungai Belo berarus deras.

Istimewa
Peti mati yang ditemukan saat hanyut di sungai Belo, Kecamatan Ganra, Soppeng, Minggu (1/6/2020).(Dok BPBD Soppeng) 

TRIBUNJATENG.COM, MAKASSAR - Sebuah peti mati terhanyut di sungai Belo.

Kondisi arus sungai saat itu cukup deras.  

Kejadian itu di Desa Belo, Kecamatan Ganra, Minggu (31/5/2020) kemarin. 

Ayah di Kudus Meninggal Positif Virus Corona Setelah Anaknya Pulang dari Yogyakarta

Pria di Boyolali Tertular Virus Corona Setelah Memandikan Jenazah Pasien Covid-19 dari Jakarta

Penampakan Pocong Gegerkan Warga Purbalingga, Polisi hingga Ahli Spiritual Ikut Memburu

Isi 3 Surat Wasiat Siti Julaekah, Wanita yang Bunuh Diri di Hotel di Semarang, 1 Surat untuk Suami

Temuan itu menghebohkan warga setempat. 

Warga pun melaporkan temuan itu ke petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Soppeng. 

Dilansir kompas.com, Kepala BPBD Soppeng Shahrani mengatakan, peristiwa tersebut terjadi saat hujan deras sekitar pukul 16.00 WITA.

Warga yang berada di sekitar sungai terkejut ketika meihat sebuah peti mati berukuran 1x2 meter terseret arus sungai.

"Ada masyarakat yang sampaikan di situ bahwa ada peti mati yang hanyut, ditemukan di sungai."

"Masyarakat gempar lah karena dikira ada isinya," kata Shahrani kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Senin (1/6/2020).

Air sungai yang deras sempat membuat warga sekitar takut untuk mengevakuasi peti mati itu.

Peti yang terseret arus sungai yang deras itu akhirnya berhenti di sebuah tumpukan sampah.

Tim Reaksi Cepat (TRC) Penanggulangan Bencana Soppeng yang menerima laporan langsung terjun ke lokasi dan mengevakuasi peti mati ke tepi.

"Ketika berada di lokasi, saya bilang jangan dibuka dulu karena nanti ada isinya."

"Peti warna merah itu lalu kami evakuasi ke rumah sakit," ucap Shahrani.

Saat dibawa ke Rumah Sakit Latemammala Soppeng dan dibuka, ternyata isinya kosong.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved