Berita Kudus

Bukannya Bayar Utang, Rifai Malah Sekap dan Rampok Uang Temannya Rp 230 Juta

Bagaikan film, komplotan perampok di Kabupaten Kudus beraksi hingga menyekap korbannya di dalam mobil selama dua hari.

Penulis: raka f pujangga | Editor: muh radlis

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Bagaikan film, komplotan perampok di Kabupaten Kudus beraksi hingga menyekap korbannya di dalam mobil selama dua hari.

Korban, Erik Adi Prayitno (27), warga Desa Bulung Cangkring Kudus ‎disekap selama dua hari oleh pelaku yang tak lain adalah temannya sendiri.

Pelaku bernama Abdullah Rifai (27), warga Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus yang memiliki utang Rp 50 juta kepada korban itu pura-pura ‎ingin membayar utangnya agar bisa mengajak pelaku pada hari Selasa (19/5/2020) pukul 12.15.

Penampakan Pocong Gegerkan Warga Purbalingga, Polisi hingga Ahli Spiritual Ikut Memburu

Sejam Sebelum Meninggal, Wakapolres Purbalingga Video Call Kakak Kandungnya

Wakapolres Purbalingga Kompol Widodo Ponco Sedianya Minggu Depan Mutasi ke Polda Jateng

Isi 3 Surat Wasiat Siti Julaekah, Wanita yang Bunuh Diri di Hotel di Semarang, 1 Surat untuk Suami

Pelaku lantas membawa korbannya menggunakan sepeda motor Honda Vari bernopol K 4239 WR.

"Saat perjalanan itulah sebuah mobil yang juga merupakan komplotan pelaku memepet korbannya," kata Kapolres Kudus, AKBP Catur Gatot Efendi, Selasa (2/6/2020).

‎Korban dibawa masuk ke dalam mobil, dan otak kejahatannya juga berpura-pura sebagai korban.

Korban disekap selama dua hari, dilakban mulutnya, dan diikat tangannya menggunakan borgol.

"Selama dua hari itu juga korban hanya diberi makan satu kali saja, sehingga menimbulkan traumatis," ujar dia.

Akibat kejadian tersebut, kata dia, uang yang ada di ATM korbannya digasak habis mencapai Rp 230 juta.

Uang itu dibagikan bersama rekan-rekannya yakni Muhammad Mahmud (25), Ivan Firman Maulana (22), Shafan Kafirul (21), dan Moh Lutfian (23).

Tiga orang di antaranya merupakan narapidana asimilasi dari Kabupaten Pati yang mendapatkan hukuman penjara enam tahun tetapi dibebaskan setelah menjalani hukuman tiga tahun penjara.

"Masing-masing memiliki tugas ada yang memukul korban, membawa kendaraan, dan membobol ATM," ujar dia.

‎Kapolres menjelaskan, hasil dari perampokan itu dibagikan dan sebagian dibelikan mobil Honda Brio.

Kepolisian berhasil melacak pelaku hanya dalam kurun waktu dua hari sejak dilaporkan pada tanggal 27 Mei dan semua pelaku tertangkap pada 29 Mei 2020.‎

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved