Berita Internasional
Jangan Hancurkan Kotamu! Pesan Adik George Floyd untuk Para Pengunjuk Rasa di Amerika
Adik George Floyd, di tengah aksi protes yang berujung kerusuhan di Amerika Serikat, memohon para demonstran untuk tidak menghancurkan kota mereka.
TRIBUNJATENG.COM - Aksi protes dan kerusuhan terus merambah ke hampir seluruh kota di Amerika Serikat.
Aksi protes dan kerusuhan tersebut buntut dari kematian George Floyd, seorang pria kulit hitam yang tewas akibat diinjak lehernya oleh polisi Minneapolis, Minnesota, Amerika Serikat.
Adik George Floyd, di tengah-tengah aksi protes yang berujung kerusuhan di Amerika Serikat, memohon kepada para demonstran untuk tidak menghancurkan kota mereka.
• Wakapolres Purbalingga Kompol Widodo Ponco Sedianya Minggu Depan Mutasi ke Polda Jateng
• Penampakan Pocong Gegerkan Warga Purbalingga, Polisi hingga Ahli Spiritual Ikut Memburu
• Isi 3 Surat Wasiat Siti Julaekah, Wanita yang Bunuh Diri di Hotel di Semarang, 1 Surat untuk Suami
• Jenazah Wakapolres Purbalingga Kompol Ponco Akan Dimakamkan di Pekunden Semarang Pukul 13.00 WIB
"Kadang-kadang saya marah.
Saya juga ingin memundurkan kepala," kata adik George Floyd, Terrence Floyd, kepada ABC News.
"Aku ingin menjadi gila.
Tapi aku di sini.
Kakakku bukan tentang itu.
Kakakku adalah tentang perdamaian."
"Anda akan mendengar banyak orang mengatakan dia adalah raksasa yang lembut," lanjutnya.
Untuk diketahui, polisi yang menginjak leher George Floyd, Derek Chauvin, telah dipecat pada 25 Mei lalu dan memicu kemarahan di hampir seluruh Amerika Serikat.
Derek Chauvin telah didakwa pembunuhan tingkat tiga dan pembunuhan tingkat dua.
Tiga petugas lain yang terlibat dalam penahanan Floyd juga dipecat, tetapi belum ditangkap atau didakwa.
Penampilan pertama Chauvin di pengadilan yang telah dijadwalkan untuk Senin (1/6/2020), telah ditunda hingga 8 Juni, menurut WSB-TV.
Catatan pengadilan tidak menyebutkan alasan spesifik untuk penundaan satu minggu itu.