Berita Jateng
Pandemi Virus Corona Membuat Kunjungan Wisman & Tingkat Hunian Kamar di Jateng Menurun
Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Jawa Tengah melalui pintu masuk Bandara Adi Sumarmo
Penulis: Ruth Novita Lusiani | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Jawa Tengah melalui pintu masuk Bandara Adi Sumarmo dan Ahmad Yani pada bulan April 2020 tercatat sebanyak tiga kunjungan, mengalami penurunan sebesar 99,68 persen dibandingkan bulan Maret 2020 yang tercatat sebanyak 945 kunjungan.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng, Sentot Bangun Widoyono dalam rilis online melalui Youtube, pada Selasa, (2/6/2020).
“Akibat adanya pandemi covid-19, tingkat kunjungan wisman di Jateng mengalami penurunan.
• Penampakan Pocong Gegerkan Warga Purbalingga, Polisi hingga Ahli Spiritual Ikut Memburu
• Sejam Sebelum Meninggal, Wakapolres Purbalingga Video Call Kakak Kandungnya
• Muncul Klaster Baru Penyebaran Virus Corona di Semarang, Ini Daftarnya
• Wakapolres Purbalingga Kompol Widodo Ponco Sedianya Minggu Depan Mutasi ke Polda Jateng
Hal ini juga berimbas kepada tingkat hunian hotel di Jateng,” ungkap Sentot.
Lanjutnya, untuk tiga kunjungan wisman tersebut melalui pintu masuk bandara Ahmad Yani, yang terdiri dari dua wisman Singapura dan satu penduduk yang tinggal di luar negeri.
Sementara untuk bandara Adi Sumarmo tidak melayani penerbangan Internasional.
Sedangkan untuk tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Jawa Tengah pada bulan April 2020 tercatat sebesar 10,65 persen, mengalami penurunan sebesar 17,98 poin dibanding TPK bulan Maret yang tercatat sebesar 28,63 persen.
Menurutnya, penurunan TPK bulan April 2020 dipengaruhi oleh penurunan TPK yang terjadi pada semua kelas bintang, hotel bintang 1 turun sebesar 7,72 poin, bintang 2 turun sebesar 15,75 poin, bintang 3 turun sebesar 17,21 poin, bintang 4 turun sebesar 23,11 poin dan bintang 5 turun 21,98 poin.
“Apabila dibandingkan periode yang sama di tahun 2019 maka TPK April 2020 juga mengalami penurunan sebesar 35,21 poin,” kata Sentot.
TPK bulan April 2020 tertinggi terjadi pada hotel bintang 2 yaitu sebesar 14,59 persen dan terendah hotel bintang 5 sebesar 8,70 persen.
Rata-rata Lama Menginap (RLM) tamu hotel pada bulan April 2020 tercatat sebesar 1,34 malam, turun 0,04 poin dibanding bulan Maret yang tercatat sebesar 1,38 malam.
Pada bulan April 2020, RLM mancanegara tercatat sebesar 1,85 malam, mengalami penurunan sebesar 0,20 poin dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 2,05 malam.
Sedangkan untuk RLM domestik tercatat 1,34 malam, mengalami penurunan dibandingkan dengan periode Maret 2020 yang tercatat sebesar 1,37 malam. (Ute)
• Sedih, Tak Bisa Ambil Bansos karena Tidak Bawa KTP, Sayitno Ambruk Meninggal di Depan Kantor Pos
• UPDATE: Sudah Lebih 100 Orang di Jateng Meninggal Positif Virus Corona
• Warga Sakit Takut Datang Berobat, Managemen Tegaskan RSUD Dr. Moewardi Aman dari Penularan Covid-19
• Bukannya Bayar Utang, Rifai Malah Sekap dan Rampok Uang Temannya Rp 230 Juta
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/screenshot-kegiatan-rilis-online-yang-diadakan-badan-pusat-statistik-bps-jateng-melalui.jpg)