Berita Semarang
BKSDA Jateng Segera Terjunkan Tim Memburu Lutung Liar Peneror di Sendangguwo Semarang
-Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jateng bakal menerjunkan tim untuk menindaklanjuti informasi terkait adanya lutung liar
Penulis: iwan Arifianto | Editor: galih permadi
Tidak hanya patroli di siang hari melainkan juga pada malam hari.
"Kami bersama warga meningkatkan siskamling pada malam hari untuk mengantisipasi jika lutung itu turun ke pemukiman warga," ungkapnya.
Menurutnya, sudah melaporkan ke pihak terkait yakni ke BPBD Kota Semarang terkait ada hewan liar tersebut.
Kendati sejauh ini belum membuahkan hasil.
"Sejauh ini belum ada warga setempat yang mengakui lutung tersebut sebagai peliharaannya sehingga kami anggap hewan itu liar," bebernya.
Dijelaskan Bayu, berdasarkan laporan warga lutung itu masih berkeliaran di pemukiman.
Ini dibuktikan dengan keterangan warga yang masih mendengar suara aneh pada malam hari menyerupai suara lutung.
Apalagi kebun di sekitar warga masih dipenuhi pohon-pohon dengan ketinggian 10 hingga 20 meter sehingga bisa menjadi tempat yang tepat untuk sembunyi lutung.
Di sisi lain, Bayu takut ketika hewan itu lapar sehingga bisa sewaktu-waktu turun ke pemukiman warga.
Tentu hal itu dapat menggangu keselamatan warga.
"Kami meminta kepada pihak-pihak terkait untuk segera membantu mencari dan mengamankan lutung tersebut guna mencegah hal-hal yang tidak diingkan," jelasnya.
Bayu juga mengimbau kepada warga apabila melihat lutung itu kemudian akan melakukan penangkapan hendaknya ditangkap secara hidup-hidup.
"Lutung merupakan jenis hewan yang dilindungi undang-undang sehingga harus berhati-hati dalam penangannya.
Lebih baik laporkan saja ke kami agar dapat ditangani dengan semestinya," ungkapnya.
Sedangkan Ketua Rw 1 Ali Mashudi menjelaskan, lutung tersebut memiliki ciri-ciri hitam, gemuk, agresif dan memiliki tinggi badan setara anak usia tiga tahun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/warga-sendangguwo-menunjukan-atap-rumah-warga-yang-rusak.jpg)