Breaking News:

Berita Semarang

Pekerja Tak Terima THR Lebaran Mengadukan Perusahaan ke LBH Semarang, Ini Alur Penyelesaiannya

Sejumlah pekerja di Kota Semarang mengadukan pembayaran Tunjangan Hari Raya atau THR Lebaran.

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Muhammad Yunan Setiawan
Kepala Divisi Perburuhan LBH Semarang Herdin Pardjoangan. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sejumlah pekerja di Kota Semarang mengadukan pembayaran Tunjangan Hari Raya atau THR Lebaran.

Mereka mengadu ke LBH Semarang

Jumlah aduan yang diterima soal THR kini mencapai 72 kasus.

Profesor Pratiwi Sebut Gelombang Kedua Pandemi Corona di Indonesia Bisa Dicegah, Asal Lakukan Ini

Polisi Minta Warga Tak Bunuh Lutung Peneror di Sendangguwo Semarang

Katalog Promo Indomaret dan Alfamart 3 Juni 2020, Diskon dan Promo Lengkapnya

Satpam Cantik Asal Patihan Sragen Hilang, Sepatu Korban ditemukan di Pinggir Sungai Bengawan Solo

Kepala Divisi Perburuhan LBH Semarang Herdin Pardjoangan menuturkan selama dua tahun ini pihaknya membuka posko aduan terkait pembayaran THR.

Pada tahun ini, jumlah aduannya meningkat hampir empat kali lipat.

Peningkatan itu, kata dia, disinyalir karena pandemi corona.

Di tengah wabah corona seperti ini, banyak perusahaan yang merumahkan atau mem-PHK, juga ada yang tidak membayarkan THR ke pekerjanya.

"Tahun kemarin kami terima aduan sekitar 20-an, sekarang kami menerima 74 aduan," katanya saat ditemui Tribunjateng.com, Rabu, (3/6/2020).

Herdin mengatakan posko pengaduan THR yang selenggarakan LBH Semarang dibuka pada Kamis, (21/5/2020) atau H-3 lebaran dan ditutup pada (31/5/2020) atau H+7 lebaran.

Dalam jangka waktu sepuluh hari itu, kata dia, pihaknya telah menerima 74 aduan dari pekerja yang bekerja di sektor retail, media, pasar swalayan, dan sales.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved