Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Nasional

Pemerintah Hapus Proyek Pesawat R80, Impian BJ Habibie yang Belum Terwujud

Pemerintah memutuskan menghapus dua proyek pengembangan pesawat R80 dan N245. R80 merupakan proyek pesawat buatan anak bangsa yang digagas BJ Habibie

Tayang:
Editor: m nur huda
KOMPAS.com/PRAMDIA ARHANDO JULIANTO
Miniatur pesawat R80 rancangan Habibie 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Pemerintah memutuskan menghapus dua proyek pengembangan pesawat R80 dan N245.

R80 merupakan proyek pesawat buatan anak bangsa yang digagas mantan Presiden BJ Habibie.

Sebagai ganti dari proyek R80, pemerintah akan memproduksi drone atau pesawat nirawak

Diberitakan oleh Antara, Sabtu (30/5/2020), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartanto, mengatakan bahwa pengembangan pesawat nirawak tersebut dinilai lebih ideal dilakukan dalam kondisi saat ini.

181 Pilot Garuda Indonesia Kena PHK Per 1 Juli, Surat Dikirim Tengah Malam

Mengapa Ada Boneka Dinosaurus Dalam Pesawat NASA? Ternyata Fungsinya Sangat Penting

Di Tengah Pandemi, UIN Walisongo Gelar Halalbihalal Daring

Ini Alasan Ji Chang Wook Ambil Peran Dae Hyun di Backstreet Rockie, Drakor Terbaru Mulai 12 Juni

Oleh karena itu, pemerintah mendahulukan pengembangan proyek pesawat nirawak di banding R80 dan N245.

Lalu, sejak kapan muncul ide membuat pesawat R80 dan N245 tersebut, dan siapa yang ingin membuat pesawat itu?

Pesawat R80 adalah impian Presiden BJ Habibie yang belum terwujud.

Pesawat itu dirancang oleh PT Regio Aviasi Industri (RAI). Awalnya Habibie mengumumkan rancangan pesawatnya pada 2013.

Miniatur pesawat R80 rancangan Habibie
Miniatur pesawat R80 rancangan Habibie (KOMPAS.com/PRAMDIA ARHANDO JULIANTO)

Rencana R80 untuk terbang perdana sempat mengalami penundaan beberapa kali.

Awalnya direncanakan akan mengudara pada 2017, 2019, lalu diundur lagi menjadi 2021.

Lalu rencananya, pesawat itu akan diproduksi massal pada 2025. Pesawat R80 bisa membawa 80-90 penumpang.

Dikutip harian Kompas, Rabu (9/4/2014), Komisaris PT RAI Ilham Habibie menjelaskan, pesawat itu menggunakan baling-baling sehingga lebih hemat bahan bakar.

Pesawat itu diklaim lebih baik daripada pesawat sekelasnya, ATR 72 dan Bombardier Dash 8 series 400. Sebab, kecepatannya menandingi dua pesawat itu.

Pesawat R80 didesain bisa terbang hingga kecepatan maksimum 800 knot atau 1.480 km per jam.

Di Indonesia, kecepatan maksimal pesawat umumnya sekitar 70 persen di bawah 400 knot atau 340 km per jam karena jarak antarkota pendek.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved