Kamis, 23 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

Viral Fenomena Bulan Bercincin, Ini Penjelasan LAPAN RI

Fenomena bulan bercincin dilaporkan para warganet di sejumlah media sosial pada Selasa (2/6/2020) malam.

Editor: galih permadi
NASA/APOD/Anthony Ayiomamitis (TWAN
Ilustrasi fenomena bulan bercincin. Cincin cahaya yang mengitari bulan disebut dengan halo. 

Lewat unggahan di akun Instagram-nya, Pusat Sains Antariksa LAPAN merilis deretan fenomena langit selama Juni 2020.

Berikut daftar fenomena langit selama Juni 2020:

1 Juni 2020: Konjungsi Saturnus dan Jupiter

Saturnus dan Jupiter mendekat dengan jarak sudut pisah sebesar 4,85 derajat pada Senin (1/6/2020).

Kedua planet ini akan semakin menjauh hingga jarak sudut pisahnya menjadi 6 derajat pada 30 Juni 2020.

Mendekatnya Saturnus dan Jupiter dapat diamati sepanjang malam hingga Matahari terbit keesokan harinya.

Pada Senin (1/6/2020), Saturnus dan Jupiter dapat diamati mulai pukul 21.30 WIB dari arah timur hingga barat.

3 Juni 2020 : Bulan berada pada titik terdekat dengan Bumi (Perigee)

Fenomena ini terjadi pada Rabu (3/6/2020) pukul 10.47 WIB.

Pada hari itu, bulan berada dengan jarak 364.390 Km dari pusat Bumi.

Bulan akan tampak lebih besar jika diamati dari Bumi dengan lebar sudur 32,8 menit busur.

4 Juni 2020: Konjungsi Inferior Venus dan Merkurius di Elongasi Timur Maksimum

Puncak fenomena ini terjadi pada Kamis (4/6/2020) pukul 00.42 WIB.

Jarak Venus dengan Bumi sekitar 43 juta Km.

Venus terletak di antara Matahari dan Bumi serta berada pada satu garis lurus dengan Matahari dan Bumi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved