Berita Kendal
Banjir Rob Merusak Sebagian Bangunan dan Mata Pencaharian Warga Mororejo Kendal
Tingginya gelombang air laut di Pantai Ngebom Desa Mororejo Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kendal membuat hampir separo wilayah tergenang air.
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Tingginya gelombang air laut di Pantai Ngebom Desa Mororejo Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kendal membuat hampir separo wilayah tergenang air.
Tak hanya itu, bahkan air laut yang datang setiap sore hingga petang ini merusak beberapa bagian rumah dan mata pencaharian warga sekitar.
Terlebih saat air yang masuk ke permukiman mencapai 60-70 meter dalam beberapa hari terakhir.
• Innalillahi Wa Innailahi Rojiun! Satpam Cantik yang Hilang Ditemukan Mengapung di Bengawan Solo
• Gara-gara Ini Kedai Kopi Milik WNI di Amerika Lolos dari Penjarahan Demo Kematian George Floyd
• Dalam 2 Hari 15 Orang Positif Corona di Solo Raya, Wonogiri Jebol, Sukoharjo 3 Besar Jateng
• Viral Fenomena Bulan Bercincin, Ini Penjelasan LAPAN RI
Jagung atau dikenal sebagai mbah Jagung menjadi satu di antara warga Mororejo yang mengalami dampak cukup banyak.
Laki-laki dua anak ini mempunyai dua rumah dan 2 petak tambak bandeng di desanya.
Satu rumah yang kadang ia tempati bersama putra pertamanya terletak lumayan jauh dari lokasi pantai, sedangkan bangunan satunya berada di dekat bibir pantai sebagai tempat usahanya untuk bilas air, kamar mandi, dan toilet pengunjung wisata.
Katanya, sejak 2 pekan terkahir air rob mulai memasuki permukiman.
Tempat usahanya lengkap dengan 4 kamar tidur rusak diterjang ombak.
Seluruh ruangan tertimbun pasir hingga 40 sentimeter.
Tembok maupun pagar rusak, sehingga dirinya juga harus mengamankan atap ruangan bagian depan.
"Ya ini pasir masuk semua, kamar-kamar rusak pada bolong-bolong diterjang ombak.
Senderan yang saya buat di depan rumah setinggi 1 meter juga rusak," terang Jagung saat ditemui di lokasi, Kamis (4/6/2020).
Tak hanya itu, 2 petak tambak bandeng di belakang rumah miliknya rata oleh pasir.
Sebanyak 5000 ekor ikan bandeng masa pembesaran hilang kelarut banjir.
Jagung pun memperkirakan kerugian yang dialaminya mencapai puluhan juta rupiah.