Virus Corona Jateng
Ribuan Pedagang Bandel Langgar Protokol Kesehatan, Pasar Kliwon Kudus Ditutup Sementara
Sedikitnya 1.000 pedagang Pasar Kliwon diperkirakan telah melanggar protokol kesehatan.
Penulis: raka f pujangga | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Sedikitnya 1.000 pedagang Pasar Kliwon diperkirakan telah melanggar protokol kesehatan.
Hal tersebut membuat Pasar Kliwon harus ditutup selama dua hari mulai Jumat hingga Sabtu (5-6/6/2020) besok.
Pantauan Tribun Jateng, memang banyak pedagang dan pengunjung yang tidak menggunakan masker saat beraktivitas di sana.
• Innalillahi Wa Innailahi Rojiun! Satpam Cantik yang Hilang Ditemukan Mengapung di Bengawan Solo
• Gara-gara Ini Kedai Kopi Milik WNI di Amerika Lolos dari Penjarahan Demo Kematian George Floyd
• Dalam 2 Hari 15 Orang Positif Corona di Solo Raya, Wonogiri Jebol, Sukoharjo 3 Besar Jateng
• Penggotong Peti Jenazah Warga Klaten Baru Tahu Almarhum Dinyatakan Positif Corona di Semarang
Ketua Himpunan Pedagang Pasar Kliwon (HPPK) Kabupaten Kudus, Sulistiyanto mengaku setuju terkait penutupan Pasar Kliwon selama dua hari tersebut.
Pasalnya masih banyak pedagang yang membandel dan tetap nekat melanggar protokol kesehatan.
"Banyak yang melanggar, jumlahnya sekitar 30-40 persen atau sekitar 1.000 pedagang yang tidak menghiraukan protokol kesehatan," ujar dia, saat ditemui di Pasar Kliwon, Kamis (4/6/2020).
Padahal, dia sudah memperingatkan pedagang yang berjumlah 2.500 orang itu untuk memakai masker.
Namun tetap saja masih banyak yang tidak memakai masker, dan penutupan pasar selama dua hari itu harapannya dapat memberikan efek jera.
"Biarkan ini jadi pelajaran buat efek jera pedagang.
Saya sendiri sudah memberitahukannya tetap saja susah," jelasnya.
Menurutnya, setelah dibuka kembali pada hari Minggu (7/6/2020) akan memberikan sanksi kepada pedagang.
Pihaknya bersama petugas pasar akan mencatat pedagang yang melakukan pelanggaran ditutup toko atau kiosnya.
"Setelah penutupan dua hari ini nanti jika masih ada pelanggaran, pedagang itu tidak boleh berjualan.
Petugas pasar dan dari HPPK akan mencatatnya," ujarnya.
Penutupan pasar yang perputaran uangnya mencapai Rp 1,5 miliar per hari itu tentunya juga akan mempengaruhi pendapatan para pedagang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/aktivitas-pasar-kliwon-banyak-pedagang-dan-pengunjung-yang.jpg)