Senin, 20 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

DPU Kota Semarang Pasang Pompa Portable Kapasitas 250 Liter/Detik Atasi Rob

Beberapa wilayah di Kota Semarang terendam rob saat air pasang. Hal ini pun tak lepas dari perhatian Pemerintah Kota Semarang.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muh radlis
IST
Petugas DPU membendungan air menggunakan tanah beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Beberapa wilayah di Kota Semarang terendam rob saat air pasang.

Hal ini pun tak lepas dari perhatian Pemerintah Kota Semarang.

Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang melakukan berbagai upaya untuk meminimalkan terjadinya rob di sejumlah wilayah.

Seolah Tak Pernah Takut Siapapun, Nyali Nikita Mirzani Pernah Ciut Setelah Dilaporkan Sosok Ini

Dalam 2 Hari 15 Orang Positif Corona di Solo Raya, Wonogiri Jebol, Sukoharjo 3 Besar Jateng

Mantan Kapolrestabes Semarang Brigjend Pol Abioso Kini Resmi Menjabat Wakapolda Jateng

Innalillahi Wa Innailahi Rojiun, Satpam Cantik yang Hilang Ditemukan Mengapung di Bengawan Solo

Kepala Seksi Pengelolaan dan Pengembangan Drainase, Mochamad Hisam Ashari memaparkan, beberapa wilayah yang rawan terendam rob di Kota Semarang yakni di Kawasan Industri Terboyo, Tambaklorok, Bandarharjo, kawasan Pelindo, Mangunharjo, dan Madukoro.

Untuk penanganan di wilayah Bandarharjo sendiri, pihaknya telah melakukan pembuatan tanggul tanah dengan menggunakan alat berat dan membuat tanggul sementara menggunakan sand bag atau karung yang berisi tanah.

Di samping itu, DPU juga menempatkan pompa portabel dengan kapasitas 250 liter per detik untuk membuang air rob yang masuk ke wilayah permukiman.

"Kami lakukan pembendungan.

Sudah kami lakukan pertengahan puasa lalu.

Kami juga pasang pompa portabel disana untuk membantu masyarakat agar tidak rob.

Hari ini juga kami bersama warga melakukan kisdam di pintu air yang bocor," terang Hisam, Jumat (5/6/2020).

Hal serupa juga dilakukan di wilayah lain yang rawan terendam rob, seperti di Mangunharjo Kecamatan Tugu.

Petugas DPU bersama warga bergotong-royong membuat tanggul sementara dengan menggunakan sand bag.

Untuk wilayah Madukoro, DPU mengefektifkan pompa-pompa yang sudah ada serta menambah pompa cadangan dengan kapasitas 1.500 liter per detik.

"Di Madukoro ada perkantoran-perkantoran Pemerintah Provinsi.

Kami harap dengan upaya tersebut tidak terjadi rob," ucapnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved