Berita Semarang
Nikmati Wisata ke Lawang Sewu Semarang Tanpa Keluar Rumah
Pandemi Covid-19 membuat sektor pariwisata terdampak. Banyak tempat pariwisata yang harus tutup
Penulis: Dhian Adi Putranto | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pandemi Covid-19 membuat sektor pariwisata terdampak.
Banyak tempat pariwisata yang harus tutup untuk mencegah penularan Covid-19 akibat terjadinya kerumunan banyak orang.
Tak terkecuali dengan tempat wisata yang menjadi ikon pariwisata Kota Semarang yakni Lawang Sewu.
• Seolah Tak Pernah Takut Siapapun, Nyali Nikita Mirzani Pernah Ciut Setelah Dilaporkan Sosok Ini
• Mantan Kapolrestabes Semarang Brigjend Pol Abioso Kini Resmi Menjabat Wakapolda Jateng
• Dalam 2 Hari 15 Orang Positif Corona di Solo Raya, Wonogiri Jebol, Sukoharjo 3 Besar Jateng
• Innalillahi Wa Innailahi Rojiun, Satpam Cantik yang Hilang Ditemukan Mengapung di Bengawan Solo
Seperti diketahui bahwa Lawang Sewu dan Museum Kereta Api Ambarawa ditutup untuk pariwisata sejak tanggal 18 Maret 2020.
Selama itu para turis yang hendak menikmati keindahan arsitektur lawang sewu dan sejarah kereta api Indonesia di Museum Kereta Ambarawa tidak bisa mengunjungi tempat tersebut.
Namun PT Kereta Api Pariwisata (KA Wisata) melakukan inovasi agar masyarakat tetap dapat berpariwisata di tengah pandemi ini.
Yakni dengan cara membuka perjalanan wisata secara virtual ke tempat pariwisata yang dikelola oleh KA Wisata.
Seperti Lawang Sewu, Museum Kereta Api Ambarawa dan tempat lainnya.
Namun virtual tour ini berbeda dengan virtual tour pada umumnya yang hanya memutar video rekaman suasana tempat wisata.
Namun virtual tour yang diadakan oleh KA Wisata yakni mengajak para peserta virtual tour untuk menyusuri tempat wisata secara langsung melalui siaran langsung aplikasi zoom.
Selama menyusuri tempat wisata, para peserta akan dipandu oleh tour guide dan dapat menanyakan langsung kepada tour guide.
Direktur Utama PT KA Wisata, Totok Suryono mengatakan bahwa pembukaan virtual tour ini sebagai obat rindu dan obat kejenuhan masyarakat karena tidak bisa melakukan perjalanan wisata akibat pandemi Covid-19.
Menurutnya dengan virtual tour ini tentunya masyarakat dapat menikmati wisata meski hanya di rumah saja.
"Kami menghadirkan tour dengan cara yang berbeda yakni menggunakan aplikasi streaming online.
Jadi peserta seperti berada langsung dalam lokasi wisata dan dapat berinteraksi dengan tour guide seperti menanyakan hal menarik berkaitan dengan tempat wisata bahkan juga tentang oleh-oleh khas tempat wisata itu," paparnya, Jumat (5/6)