Heli Jatuh
Helikopter MI 17 Pernah Jatuh di Malinau dan Papua Sebelum Kecelakaan di Kendal
Helikopter MI 17 Pernah Jatuh di Malinau dan Papua Sebelum Kecelakaan di Kendal
Penulis: Fachri Sakti Nugroho | Editor: abduh imanulhaq
Tim evakuasi berhasil mencapai lokasi jatuhnya helikopter pada Jumat (14/2/2020).
Seluruh korban berhasil dievakuasi ke Jayapura pada Sabtu (15/2/2020).
Lokasi titik jatuhnya MI-17 dianggap sakral oleh masyarakat setempat, sehingga tim evakuasi meminta restu dari warga setempat.
MI 17 Jatuh di Malinau, Kalimantan Utara
Helikopter jenis MI 17 juga pernah jatuh pada Sabtu 9 November 2013 silam.
Helikopter MI-17 oleng dan jatuh di titik koordinat 4039-5080, 300 meter sebelum mendarat di helipad Pos Bulan, Kecamatan Bahauhulu, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, pukul 10.45 Wita.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen Rukman Ahmad menjelaskan, helikopter buatan Rusia yang dibeli Indonesia pada 2011 tersebut lepas landas dari Tarakan, Kalimantan Utara, pada pukul 09.00 Wita.
Saat itu, helikopter itu mengangkut sembilan orang, yang terdiri dari enam orang anggota TNI, satu pengawas TNI, serta dua warga sipil.
Tak hanya itu, helikopter juga mengangkut sejumlah material bangunan.
"Heli ini bertugas mengangkut pekerja dan bahan bangunan untuk membangun pos perbatasan Latang, Kalimantan Utara, 650 meter dari patal batas Indonesia-Malaysia," ujar Rukman dalam saat konferensi pers di Mabes AD, Jakarta, Sabtu (9/11/2013) malam.
Pukul 10.15 Wita, heli berwarna hijau tua itu mendarat di Desa Apauping, Kalimantan Utara menjemput 10 orang kuli bangunan.
Seusai menjemput, helikopter kembali mengudara menuju Pos Bulan.
Nahas, lima menit sebelum mendarat di helipad, helikopter itu oleng di ketinggian 30 meter lalu jatuh ke daerah hutan pegunungan.
"Setelah oleng dan jatuh ke bawah, helikopternya baru terbakar. Kondisi helikopternya diketahui rusak berat," lanjut Rukman.
Saat ini, lanjut Rukman, semua korban selamat dibawa ke Rumah Sakit TNI AL, Tarakan, Kalimantan Utara. Sementara korban meninggal masih berada di lokasi jatuhnya heli.
Rukman memastikan, pada Minggu (10/11/2013), seluruh jenazah korban akan dievakuasi menggunakan tiga pesawat bantuan, yakni satu helikopter MI-17 serta dua pesawat Cassa 212. Evakuasi juga dibantu pesawat swasta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/sebuah-helikopter-mi-17-milik-penerbad-jatuh-di-lahan-proyek-kawasan-industri-kendal-kik-1.jpg)