Breaking News:

Berita Internasional

Harta Karun 30 Ton Emas Perang Dunia II Ada di Bawah Istana Hochberg Tertulis di Buku Harian Nazi

Sebuah buku harian Nazi dikabarkan mengungkap lokasi harta karun Perang Dunia II yang disembunyikan oleh salah satu petinggi Nazi, Heinrich Himmler.

Editor: galih permadi
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi - emas batangan 

TRIBUNJATENG.COM, SILESIA - Sebuah buku harian Nazi dikabarkan mengungkap lokasi harta karun Perang Dunia II yang disembunyikan oleh salah satu petinggi Nazi, Heinrich Himmler.

Menurut situs berita Polandia The First News yang dilansir National Post Kamis (4/6/2020), buku harian itu baru-baru ini diserahkan ke yayasan Polandia oleh yayasan Jerman.

Di buku harian itu, konon terungkap peta menuju lokasi disembunyikannya 30 ton emas oleh pasukan Waffen SS yang dikomandoi Adolf Hitler.

Putra Jokowi Gibran Batal Jadi Calon Wali Kota Solo Tunggal, Achmad Purnomo Ditolak PDIP Undur Diri

Wijayanto Sebut Propam Polda Jateng Harus Periksa Penyidik Polrestabes Semarang

Viral Bupati Nyamar Jadi Bakul Sayuran Pasar, Gertak Pembeli Jauhi Lapak Pedagang Tak Pakai Masker

Dampak Wabah Corona, Anggota Komunitas Telanjang Naik 100 Persen

Buku harian perwira tinggi Nazi menulis, harta curian para tentara Nazi berupa emas bernilai miliaran euro berada di dasar sumur yang tidak digunakan di halaman Istana Hochberg di Roztoka, dekat Wa?brzych.
Buku harian perwira tinggi Nazi menulis, harta curian para tentara Nazi berupa emas bernilai miliaran euro berada di dasar sumur yang tidak digunakan di halaman Istana Hochberg di Roztoka, dekat Wa?brzych. ((WIKIMEDIA COMMONS/S?awomir Milejski))

Emas dan harta-harta lainnya dilaporkan tersembunyi sekitar 60 meter di bawah permukaan tanah Istana Hochberg di Roztoka, Polandia tenggara.

 Istana ini pernah dimiliki oleh keluarga Hochberg, dan kabarnya harta karun itu terletak di dasar sumur tua.

The First News melaporkan, istana itu sebelumnya sempat menjadi tempat persembunyian Nazi yang dikenal dengan istilah Grundmann List.

Buku harian itu ditulis pada akhir Perang Dunia II oleh "Michaelis", seorang perwira Waffen yang tidak diketahui nama aslinya.

Buku ini ditemukan di kota Quedlinburg, Jerman utara. Sebuah pondok Masonik di sana mengklaim telah lama memiliki buku harian itu.

"Michaelis" yang merupakan seorang anggota pondok, bekerja untuk Nazi di Polandia barat daya.

Buku harian itu pertama kali ditemukan ketika Silesian Bridge, sebuah yayasan di kota Opole, Polandia selatan, yang memberitahu pihak berwenang bahwa kelompok mitra di Jerman telah mengirimkannya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved